Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pekerjaan DDT di Stasiun Tambun, Perjalanan Kereta Terhambat

Andika Pratama - Jumat, 13 September 2019

MerahPutih.com - Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas pembatasan kecepatan laju kereta di wilayah Tambun sejak, Kamis (12/9) kemarin.

Sambung Eva, pembatasan kecepatan laju kereta itu dikarenakan adanya proses pengerjaan rel dwi ganda atau double double track (DDT)

Baca Juga

Sejarah Pembangunan Jalur Kereta Api di Jawa

Saat ini, Eva mengklaim, track di Stasiun Tambun sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan 40 km/jam.

"DDT yang merupakan track baru di stasiun tambun," ujar Eva saat dikonfirmasi, Jumat (13/9).

Eva menuturkan, proyek DDT merupakan program pengembangan infrastruktur yang dilakukan oleh satuan kerja Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Baca Juga

Arti dan Istilah Dalam Perkeretaapian Indonesia yang Harus Kamu Ketahui

"Pengerjaan DDT sepanjang lintasan Cikarang-Manggarai ditujukan agar jumlah perjalanan kereta dapat terus ditingkatkan," tutur Eva.

Selain itu pengembangan infrastruktur lainnya juga sedang dikebut guna mengakomodir integrasi antarmoda kereta api seperti, Kereta Api Jarak Jauh, KRL dan KA Bandara.

Pada hari ini Jumat (13/9) diupayakan Kelambatan waktu perjalanan kereta pada lintas tersebut akan semakin berkurang dan dapat dinormalkan kembali.

Baca Juga

Berwisata Menelusur Jalur Kereta Api Sukabumi-Cianjur

Diharapkan para pengguna Kereta Api dapat memahami kondisi tersebut mengingat pekerjaan yang dilakukan merupakan bagian dari proses pengembangan infrastruktur untuk peningkatan layanan Kereta Api kedepannya. (Asp)

Baca Artikel Asli