Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP Tak Kunjung Usung Jokowi di Pilpres 2019, Begini Hitung-hitungannya!

Thomas Kukuh - Kamis, 03 Agustus 2017

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga kini tak kunjung memutuskan untuk kembali mengusung Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Padahal, sudah ada tiga partai pro Istana yang telah mendeklarasikannya.

Menurut pengamat politik Universitas Indonesia Ade Reza Hariadi buka suara atas sikap PDIP itu. Menurutnya, PDIP belum mendeklarasikan untuk mengusung Jokowi karena partai berlogo banteng moncong putih menjadi partai pemenang pada pemilihan umum sebelumnya dan kini sedang menunggu.

"Saya kira, mereka wait and see (mengamati perkembangan) peta dukungan politik partai-partai lain. Selain itu PDIP sekarang, posisinya dalam decision making (pembuat keputusan), karena partai pemenang pemilu agak jual mahal. Wajarlah," kata Reza saat dihubungi, Kamis (3/8).

Reza menilai, sikap partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yang tak segesit partai pendukung pemerintah lainnya dalam mengusung Jokowi di Pilpres 2019 bakal berdampak terhadap posisi tawarnya.

"Juga saya kira PDIP menjajaki bargaining position dengan Pak Jokowi ini, meskipun dia kader," tandas peneliti Utama Voxpol Center itu.

Sebelumnya, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar 2016, Ketua DPP Yorrys Raweyai membacakan dukungan untuk Jokowi pada Pilpres 2019. Kata Ketua Umum Setya Novanto, keputusan tersebut diambil secara bulat dan disetujui seluruh peserta forum tersebut.

NasDem pun melakukan langkah yang sama. Ini terungkap ketika partai besutan Surya Paloh mendeklarasikan dukungan kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018.

Pasalnya, satu dari tiga syarat yang diajukan NasDem kepada Emil, sapaan Ridwan, sela deklarasi tersebut, pertengahan Maret 2017, memuat syarat mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Selain itu, dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas), 21 Juli kemarin, giliran PPP yang menyatakan mendukung Jokowi.

Hanura, salah satu anggota KIH, mengklaim bakal melakukan deklarasi serupa dan diputuskan resmi pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) di Bali, beberapa hari lagi.

Yang terakhir, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) juga segera mendeklarasikan Jokowi pada Pilpres 2019. Keputusan strategis tersebut rencananya diambil dalam kongres Perindo akhir tahun ini. (Pon)

Baca Artikel Asli