Pamflet Debat Terbukanya Viral, Adian: Apa Erick Thohir Berani dan Siap?

Kamis, 02 Juli 2020 - Angga Yudha Pratama

MerahPutih.com - Pamflet debat terbuka antara Anggota Komisi I DPRAdian Napitupulu dengan Menteri BUMN Erick Thohir soal "Buka-bukaan BUMN" viral di media sosial. Rencana debat tersebut bahkan sempat menjadi trending topik di Twitter beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi hal itu, Staf Ahli Adian Napitupulu, Jeppri F Silalahi menegaskan Adian yang merupakan Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) itu meragukan keberanian Erick melakukan debat terbuka secara langsung.

Baca Juga

Adian Napitululu: KPK Jangan Asal Bicara, Kalau Salah Minta Maaf

"Tapi apa iya Erick berani dan siap? Karena saya belum pernah lihat dia beradu argumen langsung," kata Jeppri meneruskan pesan Adian kepada wartawan, Kamis (2/7).

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan sangat siap melakukan debat terbuka dengan Erick Thohir asalkan berbasis data. "Selama yang diadu data dan berangkat dari motivasi dan tujuan untuk membangun negara kenapa tidak?," jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di sela diskusi "Ada Apa Dengan Wahyu Setiawan", di Jakarta, Minggu (19/1/2020) (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di sela diskusi "Ada Apa Dengan Wahyu Setiawan", di Jakarta, Minggu (19/1/2020) (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Menurut Jeppri, Adian lebih suka debat terbuka. Namun, dia mengingatkan jangan sampai debat tersebut menyajikan data yang berbeda antara Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Saya lebih suka debat terbuka atau disiarkan langsung. Jangan seperti kemarin debat utang BUMN dan ternyata berbeda datanya BUMN dengan data versi Kemenkeu," ujarnya meneruskan pesan Adian.

Baca Juga

Tampilkan Video CCTV, Adian: Tak Ada Keributan Di PDIP Saat Penggeledahan KPK

Pernyataan itu mengacu pada debat antara Adian bersama Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo di salah satu televisi swasta nasional beberapa waktu lalu. Saat itu, Adian merasa heran lantaran data soal utang BUMN yang disajikan Arya dan Yustinus berbeda. (Pon)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan