Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Pahami Etika Berinteraksi di Pertemuan Daring

Ikhsan Aryo Digdo - Rabu, 17 Maret 2021

PANDEMI mengajarkan kita bahwa melakukan panggilan video membutuhkan keahlian serius. Bergabung dengan wawancara kerja online tanpa celana? Bukan rencana cerdas. Mencoba menyembangkan ide dalam rapat virtual di mana tidak ada orang mute? Mimpi buruk.

Singkatnya, kita telah memasuki masa aturan etiket video call sangat diperlukan. Berikut beberapa aturan dasar yang harus diikuti setiap orang dengan kemampuan terbaik mereka saat masuk dalam video call untuk bekerja atau bermain.

Baca juga:

3 Hal Ini Membuatmu Terlihat Tidak Profesional Ketika Meeting di Zoom

1. Bergabung lebih awal dan uji perangkatmu

Seperti pertemuan tatap muka, tepat waktu adalah penting. Namun, seringkali pertemuan online bisa tertunda karena kecepatan internet dan kabel sambungan lainnya.

Untuk memastikan wajahmu benar-benar muncul tepat waktu, kamu perlu meluangkan beberapa menit lebih awal. Kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan untuk memastikan perangkatmu bekerja dengan baik.

2. Mute saat tidak berbicara, unmute saat berbicara

Jadikan aturan ini sebagai gerakan refleks. Biasakan untuk menonaktifkan suara setiap kali kamu tidak berbicara atau selesai berbicara.

Tindakan ini akan menyelamatkan grup dari mendengar audio yang aneh, komentar sampingan yang mungkin kamu buat secara tidak sengaja, suara pedagang tahu bulat yang lewat depan rumah, anak yang menonton YouTube, dan sebagainya. Namun, jangan lupa menyalakannya lagi saat akan berbicara.

3. Matikan notifikasi dari perangkat yang digunakan dan yang ada di ruangan

Ini mungkin sulit bagi orang-orang yang terus-menerus melakukan video meeting pada hari yang sama, tetapi masih ingin mendapatkan petunjuk audio untuk pesan baru. Namun pada umumnya, sopan untuk mematikan notifikasi pesan singkat, email, atau pemberitahuan lainnya sebelum menuju ke rapat daring. Orang lain akan sulit untuk mendengarkanmu jika notifikasi berbunyi setiap 45 detik.

4. Benar-benar perhatikan

Ketahuilah, orang-orang dapat mengetahui dengan mudah jika kamu sedang membaca artikel atau menjawab email di video call, atau jika kamu kirim pesan WA dan mengecek Instagram feed sambil Zoom.

Lakukan yang terbaik untuk menahan diri dari gangguan. Kamu seharusnya terlibat dalam rapat virtual yang penting. Mana yang boleh dilakukan? Jawabannya sama seperti yang sopan dan pantas dilakukan selama pertemuan atau percakapan secara langsung.

Matikan notifikasi agar tidak mengganggu perbincangan. (Foto: 123RF/milkos)

5. Tampilkan latar belakang yang bersih dan tenang

Bersihkan ruang di sekitar kamu sebaik mungkin dan pastikan latar belakang cukup menyenangkan untuk dilihat. Tidak perlu sempurna, tapi perlu usaha. Orang tidak akan bisa fokus padamu jika ada tumpukan cucian kotor yang mengerikan, pola kertas dinding yang memusingkan, atau suasana dapur yang kacau balau di belakangmu. Kuncinya: lakukan apa yang kamu bisa dengan apa yang kamu miliki.

6. Berpakaian

Tidak harus mencapai nilai sembilan. Mungkin kamu sudah sering diberi tahu: sisir rambut, kenakan kemeja bersih, dan tolong kenakan celana panjang (meskipun itu hanya celana olahraga atau celana tidur). Bagaimana kamu menampilkan diri itu penting.

Tidak mewah atau berlebihan, tetapi bersih dan pantas. Ini menjadi tanda rasa hormat dan perhatian kepada orang lain. Jika kamu tidak mau melakukannya untuk diri sendiri, lakukan untuk mereka.

Baca juga:

Zoom Meeting Tanpa Makeup, Santai Aja

7. Lakukan kontak "lensa"

Bicara tentang kontraintuitif, naluri kamu adalah menatap mata orang, dan itu sepertinya berarti melihat mata mereka di layar. Namun, untuk tampak seperti menatap mata lawan bicaramu dari sudut pandang mereka, kamu sebenarnya perlu melihat langsung ke lensa kamera.

Ini adalah nasihat yang sangat bagus untuk setiap panggilan video karena kontak mata akan berperan penting dalam percakapan. Seperti wawancara kerja atau promosi jabatan besar-besaran.

8. Beri jeda, jangan potong pembicaraan orang lain

Interupsi memang menantang dalam interaksi langsung, tetapi malah membuat frustrasi selama interaksi virtual. Lebih baik memberikan jeda selama beberapa detik, meskipun akan membuat sedikit canggung, untuk memastikan tidak ada orang lain yang bicara.

Jangan mengucapkan kata-katamu sebelum seseorang selesai berbicara. Gunakan fitur "raise hand" untuk mengurangi gangguan dan kebingungan dalam conference call banyak orang seperti rapat besar atau seminar.

9. Sama-sama menyalakan video

Etiket Zoom yang baik (meskipun tidak terucapkan) mengatakan, jika lawan bicara menyalakan kamera, kamu harus melakukannya. Tentu saja, ada pengecualian untuk aturan ini berdasarkan kondisi tertentu.

Namun, kamu dan siapa pun yang terhubung denganmu melalui teknologi harus memiliki pemikiran yang sama tentang apakah kamu diharapkan untuk tampil di video atau tidak. Dan jika kamu merasa tidak nyaman, mintalah untuk bertemu online hanya dengan audio.

Hindari makan di tengah panggilan video. (Foto: 123RF/Nathaphat Chanphirom)

10. Jangan terlalu sering mengecek diri sendiri

Mengapa begitu sulit menahan diri untuk tidak mengintip kotakmu sendiri di sudut? Kita semua melakukannya. Tetapi jika itu mulai menjadi gangguan, sebagian besar platform menampilkan opsi untuk menyembunyikan tampilan diri. Sangat disarankan jika kamu tidak "ngaca" di depan layar.

11. Hindari makan di tengah rapat

Jika kamu sangat nyaman dengan rekan satu tim, dan pertemuan daring dilakukan selama jam makan, kamu makan tapi dalam kondisi mute. Namun, secara umum tetaplah hindari menyuap dan mengunyah selama Zoom.

12. Jangan berasumsi kamera sudah mati

Saat obrolan selesai, berhati-hatilah untuk tidak mengatakan atau melakukan apa pun yang kamu tidak ingin dilihat orang lain sampai benar-benar yakin kamera dan audio mati dan rapat telah berakhir.

Jangan sampai komentar tentang ibu mertua terdengar di telepon atau membiarkan kata-kata pisuhan terlepas saat masih menjadi pembicara. Jangan berasumsi sampai lampu kamera secara resmi mati dan kamu telah menutup aplikasi obrolan video. (aru)

Baca juga:

Rentan Peretasan, Begini Cara Hapus Akun Zoom

Baca Artikel Asli