Nisa 'Pramugari Gadungan' Mengaku Korban Penipuan Kerja Rp 30 Juta, Polisi Saran Begini
Selasa, 13 Januari 2026 -
MerahPutihcom - Aksi nekat Khairun Nisa (23) yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dan sempat diamankan polisi Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) beberapa hari lalu menghebohkan publik.
Namun, ternyata ada kisah memprihatinkan di balik kisah nekat Nisa. Polisi Bandara Soetta mengungkapkan perempuan yang sempat diamankan karena menjadi pramugari gadungan Batik Air, ternyata merupakan korban penipuan lowongan kerja.
Kepada polisi, Nisa mengaku sempat diminta membayar sejumlah uang oleh oknum yang menjanjikan kelulusan sebagai pramugari dengan bayaran Rp 30 juta.
Baca juga:
Gelapan Ditanya Pendidikan, Pramugari ‘Gadungan’ Batik Air Tertangkap Basah
“Betul pernah ditipu orang yang menawarkan bisa membantu masuk kerja sebagai pramugari. Dan diminta Rp 30 juta,” kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, kepada media, dikutip Selasa (13/1).
Nisa Disarankan Lapor Polisi
Atas pengakuan itu, Kompol Yandri menyarankan agar Nisa membuat laporan resmi agar bisa segera ditindaklanjuti pihak kepolisian.
“Kami sudah sarankan untuk melaporkan orang yang melakukan penipuan tersebut. Namun, yang bersangkutan belum memutuskan untuk membuat LP atau tidak,” ujarnya.
Baca juga:
Terungkap Alasan Pramugari Gadungan Batik Air, Ternyata Demi Orang Tua
Dalam kasus ini, Nisa sempat diperiksa polisi, namun akhirnya dilepas setelah persoalan berakhir damai dengan pihak Batik Air. “Yang bersangkutan sudah kita serahkan ke pihak keluarga,” tandasnya. (*)