Netflix Garap Serial Live-Action 'Scooby-Doo', Hadir dengan Nuansa Lebih Gelap dan Dewasa

Rabu, 14 Januari 2026 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Mystery Inc. resmi kembali beraksi. Netflix tengah menggarap adaptasi serial live-action Scooby-Doo bekerja sama dengan Warner Bros. Television, menandai tonggak penting bagi waralaba legendaris yang telah menjadi ikon budaya pop global sejak akhir 1960-an.

Proyek ini dikonfirmasi pada Maret 2025 dan menjadi langkah ambisius Netflix dalam menghidupkan kembali Scooby-Doo dengan pendekatan yang benar-benar baru. Sebelumnya, Scooby-Doo sempat hadir dalam dua film live-action awal 2000-an garapan Warner Bros. Pictures. Meski menuai kritik saat rilis, film tersebut kini berstatus cult classic di kalangan penggemar.

Berbeda dari versi sebelumnya, serial Netflix ini menjanjikan interpretasi modern dengan nada cerita yang lebih matang.

Baca juga:

Your Turn to Kill Tayang di Netflix, Teror Permainan Nyawa Khas Horor Jepang

Kolaborasi Besar Netflix dan Warner Bros.

Serial live-action Scooby-Doo ini digarap oleh Josh Appelbaum dan Scott Rosenberg sebagai penulis sekaligus showrunner di bawah bendera Midnight Radio, bersama André Nemec, Sarah Schechter, dan Jeff Pinkner sebagai produser eksekutif.

Nama Midnight Radio sudah dikenal luas oleh pelanggan Netflix. Rumah produksi ini sebelumnya menggarap adaptasi live-action Cowboy Bebop, serial From, serta film box office Jumanji: Welcome to the Jungle.

Tak hanya itu, proyek ini juga diperkuat kehadiran Greg Berlanti sebagai produser eksekutif melalui Berlanti Productions. Berlanti merupakan sosok di balik kesuksesan berbagai serial populer seperti Arrowverse, You, dan Riverdale, serta memiliki rekam jejak panjang bersama Warner Bros. Television.

Kolaborasi nama-nama besar ini membuat serial Scooby-Doo versi Netflix menjadi salah satu proyek nostalgia paling dinantikan.

Baca juga:

Simak Lagi 10 Tayangan Terpopuler Netflix sepanjang 2025, dari 'Squid Game' hingga 'Wednesday'

Penafsiran Ulang Scooby-Doo yang Lebih Gelap

Serial ini digambarkan sebagai penafsiran ulang modern dari kisah klasik Mystery Inc. Cerita berfokus pada Shaggy dan Daphne, dua sahabat lama yang kembali terhubung pada musim panas terakhir mereka di sebuah perkemahan.

Ketenangan mereka terusik oleh sebuah misteri mengerikan yang melibatkan seekor anak anjing Great Dane kesepian, yang diduga menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan supranatural. Anak anjing inilah yang kelak menjadi sosok Scooby-Doo.

Dalam penyelidikan tersebut, mereka bergabung dengan Velma, sosok rasional yang mengandalkan sains dan logika, serta Fred, pendatang baru yang tampan namun menyimpan sisi misterius.

Berbeda dari formula klasik membongkar hantu palsu, misteri kali ini perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang mengancam mengungkap rahasia terdalam setiap karakter, menghadirkan nuansa lebih gelap, emosional, dan intens dibandingkan versi animasinya.

Baca juga:

Paramount yang Ogah Kalah Gugat Warner Bros soal Detail Kesepakatan dengan Netflix, Siapkan Perebutan Kekuasaan lewat Proxy Fight

Taruhan Besar Netflix untuk Nostalgia Ikonik

Hingga kini, serial live-action Scooby-Doo ini belum memiliki judul resmi maupun jadwal rilis. Namun, dengan pendekatan cerita yang lebih dewasa dan tim kreatif berpengalaman, proyek ini dinilai berpotensi besar memperkenalkan kembali Mystery Inc. kepada generasi baru tanpa kehilangan identitas ikoniknya.

Bagi Netflix, Scooby-Doo bukan sekadar nostalgia, melainkan taruhan besar untuk menghidupkan ulang waralaba klasik dalam format yang relevan dengan selera penonton modern. (Tka)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan