MerahPutih.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memimpin sesi latihan pada Selasa (27/10).
Kini, ia diperkirakan akan tetap memegang kendali saat menghadapi Chelsea pada Sabtu (31/10), di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai masa depannya di Old Trafford.
Carrick tiba di pusat pelatihan Manchester United tepat sebelum pukul 08.00 waktu setempat. Para pemain tim utama juga kembali hadir setelah mendapatkan libur sehari.
Pria 45 tahun itu memimpin sesi latihan yang dimulai pukul 11.00 waktu setempat, seiring persiapan untuk menghadapi Chelsea.
Baca juga:
Masa Depan Michael Carrick di Manchester United Terancam, Petinggi Klub Gelar Pertemuan
Michael Carrick Masih Diberi Kesempatan Perbaiki Manchester United
Sumber tersebut juga mengungkapkan, bahwa pihak manajemen MU menyadari Carrick mendapatkan dukungan yang cukup besar dari para penggemar selama dan setelah kekalahan dari Bournemouth. Sebagian besar kekecewaan justru ditujukan kepada para pemain.
Para pemain sempat dicemooh saat peluit akhir dibunyikan, kemudian suaranya semakin keras saat mereka mengikuti Carrick menuju lorong pemain. Pada laga itu, sang manajer memutuskan untuk mencadangkan kapten tim, Bruno Fernandes.
Pemain 32 tahun itu, yang juga terlihat tiba di Carrington, tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Sebelumnya, ia sempat meraih berbagai penghargaan di akhir musim setelah mencatatkan rekor assist baru di Premier League.
Baca juga:
Liverpool Dikabarkan Siap Permanenkan Ronald Araujo, Sudah Rela Keluarkan Rp 1,1 Triliun?
Sang kapten, yang merasa frustrasi, sempat mempertanyakan taktik manajer. Carrick menyatakan, bahwa keputusannya untuk menempatkan Fernandes di bangku cadangan murni didasarkan pada pertimbangan teknis sepak bola, bukan sebagai bentuk hukuman.
Namun, pemain timnas Portugal itu sama sekali tidak diturunkan dalam pertandingan tersebut. Lalu, Fernandes berada di Carrington untuk menjalani perawatan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Pengguna media sosial mendapati bahwa akun Instagram miliknya menyukai sebuah video yang menampilkan tulisan: "Jangan pernah mendorong seseorang yang setia hingga ke titik mereka tidak lagi peduli."
Carrick juga berada di Carrington pada Senin (26/10) sore waktu setempar untuk menyaksikan tim Manchester United U-21 bertanding dalam laga persahabatan tertutup.
Manchester United Baru Menang Sekali di Premier League 2026/27
Carrick terus berada di bawah tekanan berat setelah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Setan Merah baru mencatatkan satu kemenangan di Premier League musim ini, yakni saat melawan Ipswich di Old Trafford pada Agustus 2026. Kini, mereka menempati peringkat ke-16 dalam klasemen Premier League, atau hanya satu poin di atas zona degradasi.
Pertandingan tandang melawan Chelsea akan mengawali rangkaian jadwal sulit bagi MU. Mereka akan menghadapi dua laga kandang berturut-turut melawan AS Roma dan Aston Villa pekan depan, sebelum jeda internasional November 2026.
Baca juga:
AC Milan Pantau Situasi Bruno Fernandes, Ruben Amorim Mau Reuni di San Siro
Pertandingan pertama setelah jeda internasional adalah melawan Liverpool di Anfield pada 22 November 2026.
Mengingat MU mencatatkan awal musim terburuk mereka di Premier League, dengan hanya satu kemenangan sejak awal musim, Carrick diperkirakan akan kehilangan jabatannya.
Saat ini, pihak manajemen klub tengah menjajaki sejumlah kandidat pengganti, termasuk Eddie Howe, Julian Nagelsmann, dan Antonio Conte. (sof)