SEJAK zaman dahulu, para bangsawan Eropa gemar melakukan perjalanan jauh baik ke luar kota ataupun ke luar negeri. Sayangnya, hobi melancong mereka tak diimbangi oleh moda transportasi yang baik. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk sampai di tempat tujuan.
Supaya perjalanan para bangsawan Eropa berjalan lancar, Louis Vuitton merancang koper berkualitas tinggi. Koper yang dirancang semaksimal mungkin supaya tahan lama dan tahan di segala kondisi. Berikut beberapa jenis tas yang pernah dirancang Vuitton untuk bangsawan Eropa berdasarkan pilihan moda transportasi:
Perjalanan dengan Kereta
Semi expandable suitcase in leather
Putri bangsawan zaman dulu senang mengenakan gaun dengan bagian bawah yang lebar. Supaya gaun-gaunnya muat di dalam tas, mereka membutuhkan koper berukuran besar. Pada tahun 1910, Vuitton merancang koper semi expandable suitcase. Material koper tersebut terbuat dari kayu, kuningan dan kanvas. Di bagian luarnya dilapisi oleh kulit. Sesuai namanya, ukuran koper semi expandable suitcase dapat disesuaikan oleh pemilik.
Twin Bag
Selain semi expendable suitcase, LV memproduksi twin bag untuk pelancong bangsawan yang ingin bepergian dengan kereta. Koper ini dinamakan Twin Bag karena kompartemen di sisi kiri dan kanannya seperti kembar. Twin bag juga dikenal sebagai Gladston Bag. Gladston merupakan nama klien loyal Louis Vuitton asal Inggris bernama William Gladston. Berbeda dengan koper masa kini, koper rancangan Vuitton zaman dulu ini memiliki bobot 10-15 kilogram. Untuk membawa koper ini, para bangsawan biasa menginstruksi dua orang pelayannya untuk membawakan koper.
Perjalanan dengan Mobil
Excelski Trunk in Vuittonite Canvas
Louis Vuitton melihat perkembangan transportasi pada tahun 1900an awal. Kala itu para pria senang bepergian dengan mobil. Jangan bayangkan transportasi pada masa dulu sama dengan sekarang. Mobil pada masa dulu belum memiliki bagasi. Untuk itu Louis Vuitton merancang sebuah koper bernama Excelski Trunk in Vuittonite . Supaya memudahkan untuk dibawa bersamaan koper tersebut memiliki rumah berbentuk kotak dan disesuaikan dengan ukuran tas. Di bagian depan terdapat panel yang memudahkan para bangsawan untuk mengambil tas.
Picnic trunk in Vuittonite
Orang Perancis dari semua kalangan gemar berpiknik. Salah satu hal yang wajib dibawa saat berpiknik adalah makanan. Keterbatasan tempat penyimpanan makanan membuat semua orang termasuk para bangsawan Perancis kebingungan. Vuitton pun seolah memahami keinginan para bangsawan Untuk mengakomodir kebutuhan para bangsawan, ia membuat Picknik Trunk in Vuittonite. Tas berlapis kulit tersebut dapat menyimpan cangkir, piring hingga teko para bangsawan.
Chauffeur Kit
Semenjak melancong dengan mobil populer di Perancis, Vuitton berusaha melengkapi semua kebutuhan para bangsawan Perancis yang hendak melancong dengan mobil. Ia memperhatikan kebutuhan dan penampilan para bangsawan kala berlibur. Salah satunya adalah dengan menghadirkan koleksi chauffeur kit pada 1914. Ketika berlibur, bangsawan Perancis biasanya mengajak serta mekanik. Mekanik yang mereka ajak biasanya membawa chauffeur kit keluaran Louis Vuitton. Chauffeur Kit tersebut berisi perkakas-perkakas untuk mobil. Chauffeur kit tersebut dilengkapi dengan zinc basin untuk mempermudah para mekanik yang ingin mencuci tangannya.
Perjalanan Udara
Aviette Trunk
Ketika berbicara mengenai perjalanan udara, orang-orang yang hidup di masa dahulu kala tak mengenal pesawat. Perjalanan udara biasa ditempuh dengan balon udara. Perjalanan udara dengan balon udara tak memungkinkan para bangsawan untuk membawa barang terlalu banyak dan berat. Untuk itu Vuitton menciptakan Aviette Trunk pada 1939.
Perjalanan Laut
Wardrobe Trunk
Perjalanan laut pada zaman dulu biasanya memakan waktu berbulan-bulan. Untuk itu, para bangsawan biasa membawa pakaian yang cukup banyak. Supaya seluruh pakaian yang dibawa oleh bangsawan muat di koper, Vuitton membuat sebuah tas yakni wardrobe trunk pada 1939. Ia merancang koper tersebut berbeda dari koper pada umumnya. Koper yang ia buat khusus untuk perjalanan jauh layaknya lemari kecil yang dilengkapi gantungan pakaian yang menempel di rak dan ruang yang lebih luas. Fungsi gantungan baju tersebut untuk memudahkan dan mempersingkat waktu bangsawan dalam memilih baju.
Steamer bag/laundry bag
Wardrobe trunk yang ia buat juga dilengkapi dengan steamer bag laundry bag. Tas tersebut dibuat untuk menyimpan pakaian kotor. Supaya wardrobe trunk tak sempit, steamer bag bisa dilipat kecil apabila tak digunakan. (avia)