Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Metro Junior Tennis Championship Ajang Mencari 'Yayuk Basuki Baru'

Luhung Sapto - Kamis, 30 Maret 2017

Dalam rangka memperingati HUT ke-1 KORAN METRO JATENG, digelar turnamen tenis kelompok yunior (Kelompok Usia (KU) 8-18 tahun) bertajuk "Metro Junior Tennis Championship". Turnamen ini dilangsungkan di lapangan tenis Manahan, Solo, Jawa Tengah selama lima hari, mulai 27 Maret hingga 1 Mei 2017.

Pembukaan turnamen ini pada Senin (27/3) lalu dihadiri Direksi Koran Metro Jateng, Ketua Pelti Solo dr Boedijanto, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, perwakilan KONI Solo, serta beberapa wakil dari sponsor (Indosat, Hotel Agas, Nassau, CCA, Yonex, dll).

Ketua Pelti Boedijanto mengatakan, turnamen tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh para pemain, pecinta, dan penggemar tenis lapangan. Karena selama ini event untuk tingkat yunior langka dilakukan. Tak heran gairah olahraga dalam cabang tenis terasa menurun akhir-akhir ini. Namun, Metro Junior Tennis Championship membangkitkan secercah harapan lagi.

“Saya benar-benar merasa sangat senang dengan adanya event ini. Karena dengan wadah seperti ini, kami bisa menjaring bibit-bibit baru yang sangat berpotensi. Terutama untuk diikutkan ke dalam kejuaraan baik di tingkat nasional atau tingkat dunia,” ujar Boedijanto dalam sambutannya.

Selain bisa menjaring bibit-bibit baru, turnamen ini sekaligus mempromosikan Kota Solo ke tingkat nasional.

“Saya sangat berharap dari kejuaraan ini nanti bisa muncul bibit-bibit baru yang bisa mengikuti jejak-jejak para seniornya,” lanjutnya seraya menyebut nama-nama Yayuk Basuki, atau Wynne Prakusya yang menembus peringkat 24 besar dunia sebagai contoh.

CEO Koran Metro Jateng Lexyndo Hakim. (Foto Ist)

CEO Koran Metro Jateng, Lexyndo Hakim mengatakan bahwa dia tidak lupa ketika peringatan Hari Pers Nasional Februari lalu, Menpora pernah menyampaikan bahwa peran serta insan pers sangatlah penting khususnya di dalam kebangkitan olahraga nasional saat ini, baik olahraga prestasi, maupun tradisional dan rekreasi. “ Koran Metro Jateng ingin memanfaatkan peran tersebut, agar semangat olahraga di Indonesia yang dulu mempersatukan, menyegarkan dan menyenangkan hati agar kembali tumbuh besar dan berkembang di masyarakat yang belakangan ini lebih mengedepankan sifat-sifat individualisme," ujarnya.

Lexyndo Hakim menyampaikan Koran Metro Jateng akan ikut menggelorakan kembali semangat olahraga tenis khususnya di sekitarran Jateng, dan akan terus memberikan publikasi yang cukup besar terhadap penyelenggaraan event-event tenis di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Koran Metro Jateng berharap dukungan segenap masyarakat, khususnya pecinta olahraga Tenis, karena dari hubungan yang ada, dari insan olahraga tenis dan insan pers dapat saling memanfaatkan untuk kemajuan bidang masing-masing, keduanya bisa saling menarik manfaat dari keberadaan salah satu pihak.

“Kami berharap kedepannya turnamen Metro Tenis Junior Tenis Championship ini dapat berlangsung sebagai salah satu agenda rutin di Jateng ke depan,“ ucapnya.

Petenis yunior sedang melakukan volley di turnamen Metro Junior Tennis Championship. (Foto Ist)

Selain peserta dari Jawa Tengah sendiri, turnamen ini diikuti peserta dari luar Jateng, misalnya dari Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, DIY, Palembang, Bandung, Bali, Jatim, dll. Pemain dari sekitar Solo paling banyak dari Madiun, Magetan, Semarang, serta Salatiga. Dan sisanya dari wilayah se-eks Karesidenan Surakarta.

Turnamen ini mempertandingkan kelompok putra dan putri, baik ganda maupun tunggal. Dari segi umur, pemain dibatasi untuk kelas umur 8-18 tahun.

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT