Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Messi Masih Malu-malu Kucing Mau Ikut Piala Dunia 2026, Scaloni Sudah Siapkan 'Karpet Merah' di Amerika

Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026

Merahputih.com - Rumput hijau Estadio Alberto Jose Armando menjadi saksi bisu kala kaki kiri magis Lionel Messi kembali menari, merobek jala gawang Zambia lewat sontekan maut menit ke-43.

Sorak-sorai penonton membuncah, merayakan kemenangan telak 5-0 sekaligus menanti kepastian sang kapten memimpin armada Tango menuju Piala Dunia 2026.

Meski trofi emas Qatar sudah dalam genggaman, publik tetap menaruh harapan besar pada pundak peraih delapan Ballon d'Or tersebut untuk sekali lagi beraksi di gelaran Piala Dunia.

Baca juga:

Momen Haru Lionel Messi di La Bombonera, Pertanda Laga Terakhir bersama Argentina?

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan keyakinan penuh perihal keinginan sang megabintang tetap berseragam tim nasional.

“Akan menjadi suatu kehormatan jika Leo memutuskan bermain di Piala Dunia. Semua pihak ingin Leo menikmatinya, staf pelatih membantu Leo merasa nyaman,” ujar Scaloni.

Misi Mengejar Rekor 1.000 Gol

Keberhasilan Messi menembus angka 900 gol sepanjang karier profesional menempatkan namanya sejajar dengan rival abadi, Cristiano Ronaldo. Scaloni melihat potensi besar sang pemain melampaui batas kemampuan manusia normal dengan membidik angka empat digit dalam statistik gol dunia.

“Leo bisa mencapai 1.000 gol. Publik harus melihat berapa lama lagi Leo akan bermain,” tambah Scaloni.

Faktor kebahagiaan di lapangan menjadi kunci utama kelanjutan karier sang kapten. Pelatih berusia 47 tahun tersebut menilai kondisi mental Messi saat ini jauh lebih rileks usai mengakhiri dahaga gelar juara dunia empat tahun silam.

Hasrat Bertahan di Level Tertinggi

Argentina kini menunggu keputusan final pemain berjuluk La Pulga itu. Dukungan penuh mengalir dari seluruh jajaran tim demi memastikan kenyamanan sang bintang selama proses pertimbangan berlangsung. Keberadaan Messi dianggap krusial bukan sekadar urusan teknis, melainkan juga faktor mentalitas juara dalam ruang ganti.

Baca juga:

Cerita Lama Terungkap! Xavi Sebut Joan Laporta Gagalkan Kepulangan Lionel Messi ke Barcelona

“Keinginan berada di sana dan berbagi pengalaman itu ada, mari lihat apa keputusan Leo nanti, tim akan mendukung penuh,” tegas Scaloni.

Scaloni berharap hasrat bermain Messi tetap membara dalam waktu lama. Performa konsisten selama setahun penuh, termasuk catatan sejarah mencetak lebih dari 90 gol dalam setahun kalender, menjadi bukti nyata bahwa target 1.000 gol bukanlah isapan jempol belaka bagi seorang Lionel Messi.

Baca Artikel Asli