Menutup 2025 dengan Lelah? Tama Yuri Hadirkan Lagu 'Hari yang Berat' sebagai Penguat

Minggu, 30 November 2025 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Bagi siapa pun yang menutup 2025 dengan rasa letih, cemas, dan pikiran yang penuh sesak, Tama Yuri menghadirkan Hari yang Berat sebagai pelukan kecil yang menenangkan.

Dirilis menjelang pergantian tahun, lagu ini terasa tepat hadir di antara tumpukan evaluasi diri, kelelahan yang menumpuk, dan keinginan untuk sekadar menarik napas setelah melalui begitu banyak hal.

Tama menggambarkan pengalaman dalam lagu ini layaknya seorang prajurit yang tetap maju ke medan tempur meski dihantui rasa takut dan keengganan.

Bukan kemenangan besar yang ia soroti, bukan pula euforia heroik, melainkan langkah-langkah kecil yang terus diambil oleh orang-orang yang memilih bertahan, meski dunia terasa berat.

Baca juga:

Alma Margana Kembali dengan Single 'Karena Cinta', Eksplorasi Warna Musik Baru

Setelah merilis sejumlah lagu seperti Duri, Canggung, Jangan Menangis Lagi, dan Biasa Saja, musisi independen Tama Yuri kembali dengan single kelima yang sekaligus menjadi bagian dari album debutnya bertajuk Biar Aku Dianggap Beruntung, yang direncanakan rilis pada pertengahan 2026.

Hari yang Berat ditulis sebagai bisikan lembut bagi siapa pun yang sedang merasa tidak baik-baik saja. Lewat lirik seperti “Hanya hari yang berat, tak selalu tepat, pasti akan sirna,” Tama tidak bermaksud memaksa pendengarnya untuk segera bangkit. Sebaliknya, ia ingin mengingatkan bahwa semua perasaan—bahkan yang paling berat—tetap sah, dan pada waktunya akan mereda.

Lagu ini diproduksi oleh Usaha Terbaik Kita, direkam di Neverland Studio, Yogyakarta, dan dipoles oleh Ardha Leo melalui proses mixing dan mastering. Dengan aransemen yang menawarkan warna berbeda, tim produksi tetap berhasil menjaga identitas musikal Tama: jujur, personal, dan penuh keberanian.

Baca juga:

Tipe-X Angkat Perbedaan Gaya Cinta lewat Single 'Beda Zaman', Simak Lirik Lengkapnya

Hari yang Berat sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital sejak 28 November 2025. Video lirik yang dirilis bersamaan di YouTube menampilkan visual hitam-putih seorang pekerja yang terus mencoba menjalani hari, meski langkahnya dipenuhi kelelahan.

Melalui karya ini, Tama Yuri berharap dapat menemani hati-hati yang tengah diam namun tidak pernah benar-benar kehilangan harapan—sebuah ajakan untuk bertahan, perlahan-lahan, setahap demi setahap. (Far)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan