MerahPutih Nasional - Batalyon Infateri (Yonif) Mekanis-203/Arya Kemuning (AK) yang berlokasi di Tangerang, Provinsi Banten memanfaatkan lahan kosong di kompleks markas Yonis Mekanis-203/AK seluas 50 meter x 30 meter dan 10 meter x 30 meter untuk menanam berbagai sayuran dan buah-buahan.
Komandan Yonif Mekanis-203/AK, Mayor Inf Slamet Supriyanto mengatakan bahwa kegiatan bertani yang dilakukan prajuritnya bertujuan untuk menyejahterakan para personel. Kegiatan penanaman sayur ini pada Juli 2014, sebelum adanya program ketahanan pangan yang digalakkan oleh bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada Desember 2014 lalu.
"Saya tidak menyangka dengan lahan tanaman sayuran yang sedikit ini, dapat menghasilkan yang lebih untuk anggota,” Tegas Komandan Yonif-Mekanis-203/AK Mayor Inf Slamet Supriyanto di kompleks markas Yonif Mekanis-203, Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (4/3).
Tanaman sayuran dan buah yang sudah ditanami oleh prajuritnya lanjut Mayor Inf Slamet Supriyanto, adalah Cabe, Terong, Sawi, Kacang panjang, Jagung, Pepaya dan lainnya. Untuk mendapatkan hasil menanam sayuran tidaklah mudah, karena prajurit mengalami kegagalan, baik yang pertama, maupun yang kedua kalinya,. Maklumlah, karena mereka belajar pertanian secara otodidak. (Baca: Polemik Indonesia Australia, Pengamat: Kalau Perang Kita Harus Siap!)
Namun berbekal kemauan yang keras dan juga bekal ilmu pelatihan pertanian yang diterima prajurit, akhirnya prajurit bisa menikmati hasil tanaman sayuran/buah yang sudah beberapa kali panen sampai sekarang. Bahkan prajuritnya berbaur dengan Babinsa dan Danramil, juga mendapat pembekalan pelatihan pertanian yang diadakan di Kabupaten Bekasi baru-baru ini, sehingga menambah wawasan pertanian yang diterima oleh prajuirt Yonif Mekanis-203/AK.
“Panen sayuran/buah ini merupakan buah kerja keras anggota/prajurit. Yang juga menikmati adalah anggota, bisa dikatakan usaha ini adalah dari prajurit, oleh prajurit dan untuk prajurit Yonif Mekanis-203/AK,” terang Danyonif Mekanis 203/AK. (bhd)