MerahPutih.com - Skuat Garuda Muda gagal lolos ke semifinal setelah kalah produktivitas gol head to head dari Vietnam U-19 dan Thailand U-19. Ketiga tim memiliki poin sama yakni 11 poin dari 5 laga.
Indonesia kalah produktivitas gol head to head setelah hanya imbang 0-0 melawan Vietnam dan Thailand. Sedangkan Vietnam kontra Thailand berakhir imbang 1-1.
Baca Juga:
Melihat hal tersebut, Manajer Timnas Indonesia U-19, Endri Erawan, mendesak AFF melakukan investigasi soal laga Vietnam U-19 melawan Thailand U-19. Wajar apa yang dikatakan Endri, mengingat kedua tim bermain hanya passing-passing tanpa pressing saat memasuki 30 menit akhir.
Sesuai regulasi AFF Pasal 12, Timnas Indonesia U-19 gagal lolos setelah dibuat klasemen kecil bersama Vietnam dan Thailand, dengan perhitungan produktivitas gol.
“Saya yakin Indonesia di Grup A adalah yang terbaik. Dari selisih gol saja jauh sekali. Cuma karena regulasi harus tersisih,” kata Endri.
Padahal jika mengacu selisih gol, Timnas Indonesia U-19 punya +15. Unggul jauh dari Vietnam (+9) dan Thailand (+6). Skuat Garuda Muda jadi tim paling produktif dengan 17 gol dan hanya kebobolan 2 gol.
“Ada kabar dari teman-teman wartawan kelihatan, kedua tim (Vietnam dan Thailand) tidak ingin mencetak gol. Padahal sepak bola itu masing-masing tim harus mencetak gol. Itu info dari teman-teman dan wartawan yang memantau di Stadion Madya. Saya berharap ada investigasi dari AFF,” tambah pria yang juga menjabat Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.
Baca Juga:
Tonton Siaran Langsung Penentuan Nasib Timnas U-19 Lolos Semifinal AFF
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, kecewa dengan tidak lolosnya Timnas Indonesia U-19 ke semifinal Piala AFF U-19 2022. Namun, ia menyadari Timnas Indonesia U-19 tidak lolos bukan karena kualitas, melainkan regulasi yang kurang mengenakan.
Iriawan juga geram dengan laga Vietnam kontra Thailand. Menurutnya, kedua tim bermain hanya passing-passing tanpa pressing saat memasuki 30 menit akhir.
“Sebelum pertandingan, saya masuk ke meeting room di hotel, saya tanya beliau (STY) tentang kans Vietnam melawan Thailand. Saya sudah curiga kalau 1-1 gimana. Coach Shin Tae-yong bilang enggak mungkin, karena kedua negara memiliki gengsi juga,” kata Iriawan.
“Saya tidak bisa menilai permainan Vietnam vs Thailand. Tapi dari babak pertama itu sudah kelihatan. Silakan Anda nilai sendiri. Yang jelas saya kecewa. Harusnya mereka bermain fair play,” tegasnya. (*/Bolaskor.com)
Baca Juga:
Coretan di Atas Kertas Timnas U-19 Lolos Semifinal AFF, Skenario 3 Mimpi Buruk