Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Makin Banyak Pemain Diaspora Hijrah ke Super League Indonesia, Exco Bantah Bagian Skenario PSSI untuk Piala AFF

Frengky Aruan - Selasa, 10 Februari 2026

MerahPutih.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga membantah bahwa keputusan pemain diaspora untuk hijrah ke Liga Indonesia (Super League) bagian dari skenario PSSI untuk ASEAN Championship atau sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.

Arya memastikan tidak ada keterlibatan PSSI dalam keputusan diaspora melanjutkan karier di Indonesia.

Seperti diketahui, sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia memilih bergabung dengan beberapa tim Super League. Di awal musim, Persija Jakarta mendatangkan Jordi Amat, lalu Persib Bandung memboyong Thom Haye serta Eliano Reijnders, Bali United rekrut Jens Raven, dan Rafael Struick ke Dewa United Banten FC.

Jumlah pemain diaspora yang merapat ke klub Super League bertambah memasuki putaran kedua. Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dion Markx berlabuh di Persib Bandung, dan Ivar Jenner melanjutkan kariernya di Dewa United Banten FC.

Baca juga:

Bojan Hodak: Dion Markx Bagus untuk Masa Depan Persib

Langkah itu dikaitkan dengan target Timnas Indonesia di Piala AFF, yakni menjadi juara. Dengan bermain di Super League, para pemain itu bisa tampil di Piala AFF atau ASEAN Championship.

“Yang ngasih isu juga (harusnya) mencerdaskan, jangan (menyesatkan). Karena namanya pemain, transfer, menyangkut uang," kata Arya.

"Yang bayar pemain siapa. Apakah PSSI atau klub. Kalau klub, berarti urusannya apa, nih. Urusannya duit. Tawar-menawar. Yang bayar, klub. PSSI gak ada ikut-ikutan di situ. Gak ada itu urusan PSSI."

"Jadi, lucu kalau dibilang ini adalah skenario PSSI untuk (Piala) AFF. Memang pemain mau dibayar murah. Pemain pasti punya tawaran segini. (Klub) punya uang, gak. Kalau gak cocok, ya gak jadi. Kalau cocok, jadi."

"Dan, PSSI gak ikutan chip in. Dari mana uang PSSI untuk chip in pemain. Dan, di dunia gak terjadi seperti itu. Gak ada namanya federasi ikutan chip in di klub," tegas Arya.

Baca juga:

Mauro Zijlstra Turut Gabung Persija, Shayne Pattynama Semakin Bersemangat

ASEAN Championship akan digelar 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Singapura, Kamboja, dan pemenang laga play-off antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.

Grup B akan menampilkan persaingan Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan lolos ke semifinal kemudian memperjuangkan tiket final.

Baca Artikel Asli