Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Lolos Kompetisi Eropa, Como 1907 Langsung Renovasi Stadion Demi Standar Liga Champions

Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026

Merahputih.com - Como 1907 mencetak sejarah besar di Liga Italia setelah memastikan diri lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.

Tim asuhan Cesc Fabregas kini mengincar posisi di zona Liga Champions karena hanya terpaut dua poin dari raksasa Serie A, AS Roma dan AC Milan.

Guna menyongsong musim depan, manajemen klub fokus pada penguatan skuat dan peningkatan infrastruktur stadion.

Baca juga:

Ketika Cesc Fabregas Mempersembahkan Kemenangan 5-0 Como atas Pisa untuk Mendiang Pemilik Klub Michael Bambang Hartono

Renovasi Stadion dan Kesiapan Skuat

Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengonfirmasi rencana renovasi Stadio Sinigaglia agar memenuhi standar ketat UEFA.

Pengerjaan fasilitas ini akan dimulai segera setelah laga kontra Parma pada hari Minggu mendatang. Ambisi besar menyertai proyek ini demi memberikan kenyamanan bagi pendukung dan memenuhi aspek regulasi kompetisi antarklub Eropa.

"Kami berharap bisa menyelesaikan renovasi stadion pada akhir musim panas," ujar Suwarso seperti dinukil Gazzetta.

Selain infrastruktur, Como 1907 menyiapkan kedalaman skuat untuk mengarungi tiga kompetisi sekaligus. Sebanyak 23 pemain akan kembali dari masa peminjaman untuk memperkuat fondasi tim.

Meski manajemen menggelontorkan dana besar dalam dua tahun terakhir, Suwarso menekankan pentingnya aspek keberlanjutan ekonomi agar klub tetap sehat secara finansial.

"Fokus kami tidak hanya pada pengeluaran, tapi bagaimana membuat klub ini menguntungkan," tegasnya.

Tantangan Pemain Lokal dan Budaya Kolaborasi

Regulasi UEFA yang mewajibkan kepemilikan pemain lokal menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen. Harga pasar pemain Italia yang melambung tinggi mendorong klub untuk mengoptimalkan pengembangan talenta muda secara internal.

Saat ini, terdapat empat hingga lima pemain lokal dalam radar pengembangan untuk segera menembus tim utama.

Baca juga:

Menang 2-0 Lawan Genoa, Como Jaga Asa Lolos Liga Champions

"Kami selalu mencari pemain Italia, tetapi biayanya mahal. Kami sedang mengembangkan empat atau lima pemain Italia yang diharapkan siap bergabung dengan tim utama," jelas Suwarso.

Di balik persaingan sengit di lapangan, Suwarso memuji iklim sepak bola Italia yang menjunjung tinggi semangat kolaborasi antar pemilik klub. Suasana kerja sama tersebut dianggap sangat mirip dengan budaya di Indonesia, di mana para pengusaha saling menginspirasi demi kemajuan liga secara keseluruhan.

Baca Artikel Asli