Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Liverpool Dikabarkan Hubungi Jurgen Klopp, Masa Depan Arne Slot di Anfield Terancam

Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026

MerahPutih.com - Liverpool secara mengejutkan telah menghubungi Jurgen Klopp terkait pertimbangan mereka terhadap masa depan Arne Slot.

Selain itu, Andoni Iraola ikut target utama The Reds jika mereka memecat Arne Slot.

Slot memenangkan Premier League bersama tim Anfield di musim pertamanya, tetapi setelah jendela transfer yang memecahkan rekor, mereka merosot ke posisi kelima di klasemen menjelang akhir pekan terakhir musim ini.

Kekalahan 4-2 dari juara Liga Europa, Aston Villa, di pertandingan musim ini membuat mereka rentan untuk tidak finis di zona Liga Champions, karena Bournemouth terus membuntuti mereka.

Baca juga:

Ederson Merapat ke Manchester United, Atalanta Pecahkan Rekor Transfer Lagi?

Liverpool Pertimbangkan Pecat Arne Slot

Liverpool dikabarkan mau pecat Arne Slot
Liverpool dikabarkan mau pecat Arne Slot. Foto: Dok. Liverpool FC
>Akibatnya, klub sedang mempertimbangkan masa depan pelatih asal Belanda tersebut. Laporan menyebutkan, bahwa Liverpool telah menghubungi mantan manajer asal Jerman tersebut.

Namun, tidak jelas apakah itu untuk meminta nasihat dari pria 58 tahun itu atau menjadi kandidat manajer.

Potensi kembalinya Klopp akan menjadi prospek romantis bagi para pendukung Liverpool, yang kemungkinan sulit ditolak oleh para petinggi klub setelah menjalani musim yang sulit.

Pemilik Liverpool, John Henry, dikabarkan terbang ke Palma de Mallorca, yakni tempat Klopp sekarang tinggal.

Baca juga:

AC Milan Tawarkan Rafael Leao ke Arsenal dan Barcelona, tapi Harganya Bikin Ragu

Mantan manajer Borussia Dortmund itu membawa The Reds keluar dari keterpurukan menuju kejayaan antara penunjukannya pada 2015 hingga 2024.

Sedangkan di bawah asuhan Klopp, Liverpool sudah memenangkan Premier League, Liga Champions, Piala FA, Piala Liga, Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, dan Community Shield.

Mereka juga menjadi runner-up Liga Champions sebanyak dua kali, bahkan mencatatkan musim luar biasa dengan raihan 97 poin yang membuatnya finis di posisi kedua klasemen, atau di belakang Manchester City asuhan Pep Guardiola yang meraih 98 poin.

Jurgen Klopp dan Pep Guardiola Jadi 'Rival Abadi' di Premier League

Jurgen Klopp dan Pep Guardiola sering bersaing di pertandingan penentu Premier League
Jurgen Klopp dan Pep Guardiola sering bersaing di pertandingan penentu Premier League. Foto: Dok. Liverpool FC
>Menjelang pertandingan terakhir musim ini, Pep Guardiola akan mundur sebagai pelatih Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi.

Era Guardiola di Inggris telah berakhir dengan gagal memenangkan gelar Premier League, akibat hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth, yang mengukuhkan Arsenal sebagai juara.

Namun, ia tetap mengakhiri musim dengan meraih gelar ganda, yaitu Piala FA dan Piala Carabao.

Persaingan Klopp dengan Guardiola seringkali membuat mereka bentrok dalam beberapa pertandingan penentu musim.

Liverpool finis di posisi kedua klasemen sebanyak dua kali di belakang City, yakni pada musim 2018/19 dan 2021/22.

Baca juga:

Pep Guardiola Cabut dari Manchester City, Timnas Italia Masih Menunggu Kabar

Kemudian, mereka menebusnya dengan memenangkan gelar Premier League untuk pertama kalinya dalam 30 tahun pada 2020 silam.

Kedua kalinya, mereka memberikan tantangan hingga pertandingan terakhir musim, dengan kebangkitan City di menit-menit akhir melawan Aston Villa, yang menggagalkan The Reds meraih treble domestik.

Pada akhirnya, Klopp meninggalkan posisinya di Anfield lewat rekor 299 kemenangan, 109 hasil imbang, dan 83 kekalahan dengan tingkat kemenangan 60,9 persen.

Setelah itu, Klopp menandatangani kontrak empat tahun dengan Red Bull sebagai Kepala Sepak Bola Global.

Ia juga dianugerahi gelar kehormatan CBE (Commander of the Order of the British Empire) pada 2025 atas jasanya kepada sepak bola dan komunitas Liverpool. (sof)

Baca Artikel Asli