Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Lifehack di Dapur ala Anak Kos

Ikhsan Aryo Digdo - Minggu, 12 Desember 2021

ANAK kos selalu punya banyak cerita unik. Dari kisah awal mula merantau, hingga merasakan pahitnya bulan tua yang mempertemukan pertemanan antara mie instan dan usus untuk bertahan hidup.

Konyol dan kreatif adalah dua kata yang menggambarkan kehidupan anak kos karena mereka terkadang memiliki ide yang tidak terpikirkan untuk bertahan hidup. Kreativitas mereka juga tentunya didukung oleh situasi sekitar yang mengharuskan mereka untuk mempunyai kelebihan untuk bertahan hidup.

Baca Juga:

Mengakali Sepatu Kanvasmu Menjadi Lebih Eksentrik

Hidup sendirian tanpa keluarga atau merantau dipercayai sebagai proses pendewasaan yang praktis. Kamu tentunya tidak bisa lagi bergantung kepada siapapun dan harus menjadi pribadi yang mandiri dengan memenuhi kebutuhan sendiri seperti, mencuci baju, memasak, mengatur waktu tidur, menjaga kesehatan dan mengatur keuangan sendiri.

Tidak jarang, untuk menghemat, biasanya anak kos sering memasak sendiri atau membawa bekal agar tidak membeli makanan di luar.

Peralatan dapur anak kos umumnya terbatas. (Foto: Unsplash/Henry Perks)

Nyatanya, memasak tentu bukanlah hal yang mudah bagi para pemula seperti anak kos. Selain bahan-bahan, alat yang digunakan untuk memasak tentunya juga beragam. Namun, anak kos sejati biasanya tidak memiliki perlengkapan masak yang cukup lengkap. Alasannya karena merasa peralatan tersebut terlalu mahal dan jarang digunakan atau takut dipinjam hingga hilang. Apalagi anak kos biasanya menggunakan dapur umum, sehingga mereka lebih memilih untuk memanfaatkan alat-alat lain sebagai penggantinya.

Anak kos pencinta pedas atau sambal biasanya sering mengalami dilema antara membeli sambal botolan dengan harga yang lebih mahal atau membuat sambal rumahan sendiri. Jika sedang bulan tua, membeli tentu bukan ide yang bijak dan pada akhirnya mereka akan memilih untuk membuat sambal rumahan sendiri.

Ulekan dadakan ala anak kos berperan penting di sini dan biasanya terbuat dari mangkuk dan botol saus sambal bekas. Selain ulekan, untuk membuat sambal anak kos biasanya juga memanfaatkan blender portable untuk memblender cabai. Hasilnya tentu tidak semaksimal yang diharapkan, tetapi cukup untuk memenuhi keinginan mereka menikmati sambal rumahan.

Sering membuat kreasi makanan dengan alat-alat seadanya. (Foto: Unsplash Frank Zhang)

Jika ingin menghaluskan makanan, anak kos juga sering menggunakan teknik merebus dan menghaluskannya dengan sendok dan saringan. Misalnya makanan seperti kentang, tahu dan lain sebagainya. Caranya adalah dengan menekan bahan yang ingin dihaluskan menggunakan sendok pada saringan dan makanan akan hancur serta menjadi halus melalui sela-sela saringan. Cara ini dilakukan saat mereka tidak memiliki parutan ataupun pelumat makanan seperti blender yang harganya cukup tinggi.

Baca Juga:

Ketahuan Bilang OTW Padahal Masih Rebahan, Begini Konter Akal-Akalannya!

Bagi mereka yang suka membuat kue, tentunya tahu bahwa peralatan untuk membuat kue biasanya cukup banyak. Meskipun tidak lengkap, anak kos tetap berusaha menggunakan peralatan seadanya dengan maksimal untuk membuat kue seperti memanfaatkan botol minum untuk meratakan adonan. Cara ini tentu saja cukup berhasil meskipun tidak semaksimal menggunakan kayu khusus untuk meratakan adonan.

Water heater serba guna untuk anak kos. (Foto: Instagram/@tokowarnawarni_)

Hambatan lain bagi anak kos biasanya adalah gas yang habis. Belum lagi kalau ibu kos mengatakan tabung gas baru akan diganti keesokan harinya. Beruntung kalau hal itu terjadi di awal bulan dan kamu bisa membeli makanan untuk sementara waktu. Tetapi jika hal itu terjadi pada akhir bulan maka kamu harus memanfaatkan rice cooker.

Rice cooker biasanya sering dijadikan wajan dadakan untuk menggoreng makanan atau membuat nasi goreng. Tidak jarang para anak kos juga menggunakan rice cooker untuk menumis sayur dan menggoreng telur.

Selain rice cooker, water heater yang disediakan sebagai fasilitas umum di kos juga sering dipakai anak kos kalau gas sedang habis. Meskipun fungsi utamanya adalah untuk memasak air panas, anak kos paling sering menggunakan water heater ini untuk memasak Indomie ataupun memasak sop. Bentuk yang berbeda antara water heater dan panci tidak menghalangi mereka untuk menunjukkan kreativitas demi bertahan hidup. (tel)

Baca Juga:

Orang Indonesia Nekat Demi Bisa Mudik, Ada Lawan?

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT