Lewat ‘I Do’, Huawei Tingkatkan Inklusivitas Teknologi Digital Indonesia

Jumat, 30 April 2021 - Andreas Pranatalta

MELALUI keempat pilar komitmennya yang bertajuk Huawei I DO, yaitu I Do Care, I Do Collaborate, I Do Create dan I Do Contribute, Huawei secara konsisten menggelar program-program alih pengetahuan industri teknologi, serta tanggungjawab sosial korporasi, untuk turut mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik di era digital.

Albert Yang selaku VP Management Transformation Huawei Indonesia yang juga menjabat sebagai Dekan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy Business Institute menjelaskan bahwa, tekad tersebut telah menjadi komitmen sejak Huawei pertama kali hadir di Indonesia lebih dari 20 tahun lalu.

“Bersama pemangku kepentingan, kami menggelar program-program fundamental untuk transformasi digital, seperti pengembangan kompetensi SDM Digital Indonesia, pembangunan infrastruktur TIK, hingga implementasi teknologi Cloud dan Kecerdasan Artifisial (AI) di berbagai industri sebagai solusi menanggulangi pandemi COVID-19,” kata Albert.

Huawei juga secara konsisten menjalankan beragam program sosial, salah satunya adalah menggelar program donasi ke 30 panti asuhan di 15 kota di Indonesia pada bulan Ramadan tahun ini.

Baca juga:

Sony Akhirnya Raih Lisensi untuk Pasok Sensor Kamera ke Huawei

Lewat ‘I Do’, Huawei Tingkatkan Inklusivitas Teknologi Digital Indonesia
Image Huawei I Do Indonesia. (Foto: Istimewa)

Mohamad Rosidi selaku Director ICT Strategies and Business Huawei Indonesia mengatakan, akan mengutamakan program-program fundamental yang mampu meningkatkan akses ke layanan dan informasi, meningkatkan konektivitas antara masyarakat dan organisasi, serta meningkatkan produktivitas dan sumber daya secara efisien.
“Tujuannya adalah meningkatkan inklusivitas teknologi dan memberdayakan ekosistem digital Indonesia secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kini, komitmen tersebut dipertegas dengan inisiasi jangka panjang TECH4ALL untuk mendukung digitalisasi bagi setiap individu, rumah, hingga organisasi guna mewujudkan dunia pintar yang terhubung sepenuhnya.

Lewat TECH4LL, Huawei secara global fokus pada pengembangan teknologi untuk menghadirkan konektivitas yang terjangkau sekaligus menghilangkan hambatan-hambatannya melalui beragam inovasi konektivitas, AI, Cloud dan perangkat bergerak.

Untuk SDM, Huawei mampu mengembangkan kapasitas 100.000 DSM Digital Indonesia dalam lima tahun. Huawei juga telah menyiapkan fasilitas pelatihan dan lokakarya baru terlengkap dan tercanggih di kawasan Asia Pasifik, yakni Huawei ASEAN Academy Engineering Institute di Jakarta.

>Baca juga:

>Mengintip Spesifikasi Huawei FreeBuds 3i Si Pesaing AirPods Pro

>

Lewat ‘I Do’, Huawei Tingkatkan Inklusivitas Teknologi Digital Indonesia
Program Huawei I DO CARE Berbagi Kebahagiaan Ramadan ke 30 panti asuhan di 15 kota di Indonesia. (Foto: Istimewa)

Pengamat TIK Heru Sutadi dari Indonesia ICT Institue menilai program Huawei I Do kontributif dalam turut menjawab kebutuhan transformasi digital di Indonesia.

“Program-program alih pengetahuan industri teknologi seperti yang dikontribusikan Huawei Indonesia sangat dibutuhkan dalam membantu meningkatkan daya saing bangsa ini di kancah global. Kontribusi Huawei dan mitranya pantas diapresiasi dan dijadikan tolok ukur dalam memeratakan digitalitasi serta pemberdayaan ekosistem digital Indonesia,” ujar Heru.

Sementara itu, Dr. Ir. Mohammad Ridwan Efendi, MA.Sc. dari Institut Teknologi Bandung mengatakan, pengetahuan dan teknologi serta dukungan pembangunan infrastruktur jaringan berkualitas yang dihadirkan Huawei berpeluang menjadi enabler pengembangan riset serta peningkatan kualitas belajar-mengajar di perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia. (and)

Baca juga:

Huawei akan Luncurkan Pesaing OS Android

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan