Lee Kun-hee, Bos Besar Samsung Tutup Usia
Senin, 26 Oktober 2020 -
KABAR duka datang dari pimpinan Samsung Electronics sekaligus orang terkaya di Korea Selatan, Lee Kun-hee, yang tutup usia pada Minggu (25/10). Meski penyebab kematiannya belum dipastikan, Kun-hee diketahui telah lumpuh sejak serangan jantung pada 2014. Ahli waris generasi kedua konglomerat terbesar Korea Selatan itu meninggal di usia 78 tahun.
Berita duka disampaikan langsung oleh Samsung. Kun-hee menginggal dikelilingi keluarganya, termasuk Jay Y Lee, putra satu-satunya sekaligus Wakil Ketua Samsung Electronics. Ia meninggalkan sang istri, Hong Ra-hee, putrinya, Boo-jin, dan Seo-hyun, serta tujuh cucu.
“Pimpinan Lee ialah seorang visioner sejati yang mengubah Samsung menjadi inovator terkemuka dunia dan pembangkit tenaga industri dari bisnis lokal. Warisannya akan abadi,” kata Samsung.
Baca juga:
Mengutip laman Variety, Kun-hee lahir pada 9 Januari 1942 di Daegu. Ia lulus dari Universitas Waseda, Tokyo, pada 1965 dengan gelar di bidang ekonomi dan mengejar gelar master administrasi bisnis di Universitas George Washington.
Kun-hee menjadi ketua Samsung pada 1987, setelah kematian ayahnya, Lee Byung-chul. Ayahnya mencapai status konglomerat di 1938. Setelah mengambil alih, Kun-hee bekerja untuk memajukan perusahaan teknologi tersebut. Pada awal 90-an, Samsung telah menjadi pemimpin dalam cip memori, melewati perusahaan lain dari AS dan Jepang.
Dari sana, Samsung juga unggul dalam televisi layar datar dan berada di garis depan transformasi ponsel dengan mesin komputasi berteknologi tinggi. Kun-hee menjadi ketua Samsung sampai 1998, kemudian menjadi ketua dan kepala eksekutif Samsung Electronics sampai 2008. Ia tetap menjadi Ketua Samsung Electronics dari 2010 sampai kematiannya. Ia memimpin bersama putranya, Lee Jae-yon.
Baca juga:
Geser Apple dan Huawei, Samsung Pimpin Pasar Smartphone Global
Saat Samsung menjadi kekuatan besar dalam ekonomi Korea Selatan, Kun-hee menjadi orang terkaya di negaranya. Namun, hidupnya bukan tanpa kontroversi. Pada 1996, Lee dihukum karena menyuap Presiden Korea Selatan. Namun, ia diampuni. Pada 2008, ia dinyatakan bersalah karena penggelapan pajak. Sekali lagi, ia diampuni.
Kun-hee gemar menonton film. Ia bahkan pernah bertemu sutradara Steven Spielberg untuk membahas investasi di studio film.
Keluarga Lee menduduki puncak daftar keluarga terkaya versi Forbes Asia selama dua tahun berturut-turut. Tahun lalu, pendapatan grup Samsung setara dengan 20% ekonomi Korea Selatan. Saat ini, kekayaan bersih Kun-hee diperkirakan mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp293 triliun. (and)
Baca juga:
Informasi Samsung Galaxy Watch 3 Bocor ke Publik, ini yang Perlu Kamu Tahu