Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Koperasi Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bantuan Sosial, Tak Perlu Lagi ke Bank

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026

MerahPutih.com - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai difungsikan sebagai titik pelayanan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Kini, penerima manfaat dapat mengambil bantuan di gerai koperasi yang telah beroperasi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan uji coba penyaluran bantuan sosial melalui KDKMP telah berjalan dengan baik, mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Langsung Tunai, hingga bantuan alat mesin pertanian.

Hal itu disampaikannya saat meninjau kesiapan operasional koperasi di sejumlah titik di Jawa Timur, Kamis. Peninjauan ini merupakan kelanjutan dari hasil rapat koordinasi KDKMP untuk mematangkan operasionalisasi koperasi.

Baca juga:

Pembayaran Gaji PNS Melalui Koperasi Merah Putih Sudah Diusulkan ke Kemenkeu

Uji coba penyaluran bantuan sosial telah sukses dilakukan. Begitu juga di empat titik yang hari ini saya pantau langsung sudah berjalan dan lengkap. Penerima manfaat kini dapat mengambil haknya langsung di KDKMP yang telah beroperasi, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank,

kata Ferry dikutip dari siaran pers kementerian.

Peninjauan dilakukan di KDKMP Sambiroto dan Garu di wilayah Baron, KDKMP Nglawak di Kertosono, serta KDKMP Tambakrejo di Waru.

Menurut Ferry, koperasi yang ditinjau juga telah dilengkapi kebutuhan operasional, termasuk manajemen pengelola, sarana transportasi pendukung, serta keterhubungan dengan pusat.

Ferry menyebut sejumlah kebutuhan pokok bersubsidi juga telah disalurkan ke gerai, mulai dari minyak goreng MinyaKita, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG 3 kilogram, hingga pupuk.

Melalui tinjauan langsung operasional KDKMP di Jatim, Menkop berharap operasional tersebut terus berjalan lancar. Ia juga berharap KDKMP dapat terus hadir sebagai program prioritas yang mengubah masyarakat dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri di daerahnya.

Baca Artikel Asli