MerahPutih.com - Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera dan Kalimanta belum sepenuhnya dijinakan oleh pemerintah.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan 50 helikopter water bombing masih beroperasi di enam provinsi prioritas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Helikopter masih siaga, tidak ada pengurangan dari operasi udara,
kata dia di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/10).
Adapun enam daerah itu yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
Baca juga:
F1 GP Singapura Tetap Jalan Sesuai Jadwal di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla Indonesia
Menhut mengakui helikopter sangat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau petugas di darat. Namun, penerbangan helikopter terkendala ketika jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal.
Jadi, pilot tidak bisa bermanuver ketika jarak pandang terbatas seperti di Kalimantan Tengah, padahal helikopter telah disiagakan di tiga wilayah di Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit,
katanya.
Pada saat helikopter tidak bisa beroperasi, lanjut Menhut, maka Satgas Darat menjadi tumpuan pemadaman karhutla.
Ia mengklaim, petugas gabungan Manggala Agni, TNI-Polri, BPBD hingga relawan masyarakat pun terus bahu membahu di lapangan.
Menhut meninjau penanggulangan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru untuk memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.