Karena Suporternya, 4 Klub Ini Jadi Perhatian Khusus Kapolri

Selasa, 16 Januari 2018 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Pihak kepolisian mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2018, yang rencananya dibuka di di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1). Kapolri Tito Karnavian menegaskan pihaknya siap mengamankan dan mensukseskan gelaran Piala Presiden tahun ini.

Hal ini sesuai isi pertemuan atau audensi yang dilakukan Kapolri bersama Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait dan Ketua Organizing Committee (OC), Berlinton Siahaan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/1).

Ajang Piala Presiden 2018 akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (16/1), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, dengan laga pembuka mempertemukan salah satu tuan rumah yaitu Persib Bandung berhadapan dengan Sriwijaya FC (SFC).

Dalam kesempatan tersebut, Tito menanyakan langsung beberapa hal. Misalnya kesiapan panitia, jumlah peserta Piala Presiden 2018, dan berapa kota penyelenggara. Untuk peserta sendiri adalah 20 klub dan akan digulirkan di lima kota seperti Bandung, Malang, Surabaya, Tenggarong, dan terakhir Gianyar.

Selain itu, menanyakan lebih spesifik siapa saja klub-klub yang ambil bagian. Tito memberikan perhatian khusus kepada empat tim seperti Persib, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Mengingat keempat klub besar tersebut memiliki basis suporter yang wajib diberikan perhatian khusus.

Persib berada di Grup A bersama Sriwijaya FC, PSM Makassar, dan PSMS Medan. Adapun Persija di Grup D bersama tuan rumah Bali United, Borneo FC, dan PSPS Riau. Sedangkan Persebaya di Grup C bersama Madura United, Perseru Serui, dan PS TNI, sedangkan Arema di kelompok E bersama Bhayangkara FC, Persela Lamongan, dan PSIS Semarang.

"(Pengamanan) keempat klub tersebut memang harus lebih ekstra. Karena mereka punya barisan suporter yang besar dan sangat fanatik. Kami tidak mau mengganggap enteng proses pengamannya, karena kami juga ingin pergelaran Piala Presiden 2018 bisa berjalan sukses seperti pada dua edisi sebelumnya," ungkap Tito.

Sementara itu, Maruarar merespons dukungan serta perhatian Kapolri. "Saya sebagai ketua SC sudah tiga kali, 2015, 2016, dan 2018 selama ini banyak sekali suport dari Kapolri dan jajarannya. Apalagi pak Tito, saat masih Kapolda sangat berperan mengamankan final Piala Presiden 2015. Beliau sangat paham sekali bagaimana mengamankan dengan cara yang matang dan juga persuasif," ungkap Maruarar.

"Kami berterimakasih sekali dengan pihak kepolisian, sudah banyak membantu di setiap pergelaran Piala Presiden di edisi-edisi sebelumnya. Untuk tahun ini, mudah-mudahan di semua tempat di lima kota, plus babak delapan besar di Solo, bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada satu gangguan apapun, " papar Berlington. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan