Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jumatan di Masa Bencana, Imam Besar Istiqlal: Hujan Deras Nabi Salat di Rumah

Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Maret 2020

Merahputih.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menjelaskan anjuran Nabi Muhammad SAW perihal pelaksanaan ibadah pada masa bencana.

"Jangan wabah virus sebesar ini, banjir atau hujan deras pun Nabi pernah meminta umat untuk salat di rumah. Jangan menceburkan diri dalam kebinasaan," ujar Nasaruddin dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jumat (20/3).

Baca Juga:

RSPI Pulangkan Dua Pasien yang Sembuh Virus Corona

Hal itu dikatakan terkait keputusan penangguhan salat jumat berjamaah di seluruh masjid guna pencegahan virus Corona yang bisa menular setiap saat dan kapan saja.

Nasaruddin mengimbau kepada seluruh umat Islam, terutama di wilayah yang banyak terinveksi corona, untuk tidak lakukan pertemuan dalam keadaan jemaah.

"Termasuk Salat Jumat, dan salat jemaah Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, Isya," ucapnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar berbicara kepada wartawan usai Kuliah kebangsaan Kita Bersatu Membangun Indonesia: Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya, Jakarta, Kamis (17/10/2019). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar berbicara kepada wartawan usai Kuliah kebangsaan Kita Bersatu Membangun Indonesia: Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya, Jakarta, Kamis (17/10/2019). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Menurut Nasaruddin, kebijakan-kebijakan itu, bisa menghambat penularan. Baginya, umat muslim harus mementingkan keselamatan. Mengingat dalam sekali bersin dalam tempo dua menit terjangkitnya cukup luas.

"Kita sangat dianjurkan cegah yang sifatnya mudarat," jelas Nasaruddin.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Lakukan Sosialisasi, Komunikasi dan Edukasi Kesiapannya Hadapi Corona

Nasaruddin menyebut, bila imam dan pengurus masjid menganggap wilayahnya aman dari Corona, maka salat jemaah masih bisa dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. "Kalau daerah aman, kita perlu perhatikan imbauan, jarak satu dengan lainnya sekitar dua meter," kata Nasaruddin. (Knu)

Baca Artikel Asli