MerahPutih.com - Ada baiknya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk sementara waktu tidak pergi liburan atau berkunjung ke New York, Amerika Serikat (AS). Terlebih bagi mereka yang kondisi badannya sedang tidak fit.
Gubernur New York, Kathy Hochul, secara resmi menetapkan status darurat bencana di seluruh wilayah negara bagian akibat ledakan kasus wabah campak yang kian meluas dan sulit dikendalikan pemerintah daerah setempat.
Baca juga:
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Dekrit Berlaku Hingga 4 November 2026
Dekrit penetapan status darurat bencana itu dikeluarkan langsung melalui perintah eksekutif yang mulai berlaku efektif sejak Senin 5 Oktober 2026 hingga 4 November 2026 mendatang.
Saya, Kathy Hochul, Gubernur Negara Bagian New York, berdasarkan kewenangan yang diberikan oleh Konstitusi Negara Bagian New York dan Pasal 28 Artikel 2-B Undang-Undang Eksekutif, dengan ini menyatakan ancaman bencana yang tidak dapat ditangani secara memadai oleh pemerintah daerah yang terdampak,
Gubernur New York, Kathy Hochu
Gubernur perempuan pertama New York itu menegaskan masa berlaku Perintah Eksekutif Nomor Darurat itu dipastikan mengikat di seluruh wilayah hukum negara bagian New York tanpa terkecuali.
Pemerintah negara bagian juga menegaskan kebijakan tanggap darurat bencana ini bakal terus diberlakukan secara ketat. Dekrit diterbitkan diambil guna memberikan wewenang penuh serta mobilisasi sumber daya darurat dalam menekan laju penyebaran penyakit menular berisiko tinggi.
Baca juga:
Cangkupan Imunisasi Tidak Merata, Wabah Campak Meningkat Pesat
Kembalinya Wabah Campak di AS Setelah Tahun 2000
Data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkapkan angka kasus campak aktif di seluruh wilayah Amerika Serikat kini telah melonjak drastis hingga mendekati 3.900 pasien.
Lonjakan kasus ini terbilang sangat mengkhawatirkan mengingat penyakit campak sejatinya telah dinyatakan berhasil dieliminasi total dari wilayah AS pada tahun 2000, atau hampir dua dekade lalu, berkat program vaksinasi massal.
Imbauan Penundaan Kunjungan ke New York
Ditemukannya kembali kasus campak di AS, khususnya di New York ditenggarai akibat tingginya mobilitas warga atau wisatawan internasional yang belum divaksinasi saat masuk dari luar negeri.
Otoritas kesehatan setempat mengimbau seluruh masyarakat serta calon wisatawan mancanegara untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke New York selama masa darurat berlangsung.
Masyarakat juga diminta untuk segera melengkapi status vaksinasi MMR demi memutus rantai penularan virus campak yang sangat agresif ini. (*)