MerahPutih Sepak Bola - Arema Cronus sukses menembus babak semifinal Piala Jenderal Sudirman 2015. Di laga semifinal yang menggunakan sistem home (kandang) dan away (tandang) itu Singo Edan -julukan Arema akan terlebih dahulu bertandang ke Stadion Aji Imbut, Tenggarong pada 9 Januari 2016 sebelum gantian menjamu di Stadion Kanjuruhan, Malang, 17 Januari 2016.
Namun, dalam laga itu ada yang sangat dikhawatirkan oleh Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo. Ya, ia mengaku sangat mengkhawatirkan keberadaan tiga legiun asing asal Brasil di skuad Mitra Kukar yakni, Arthur Cunna, Rodrigo Dos Santos, dan Patrick Dos Santos.
Seperti diketahui, Patrick Dos Santos saja sudah sudah membuktikan kualitasnya dengan mencetak enam gol dan sementara menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen yang digagas Mahaka Sports and Entertaiment itu.
Sedangkan, Rodrigo Dos Santos merupakan pengatur lini tengah. Selain berperan sebagai pembagi bola, ia juga terkadang mampu memberikan ancaman.
Selain itu Arthur merupakan pilar lini belakang yang cukup kokoh. Kebersamaannya bersama Yanto Basna membuat tembok Naga Mekes, julukkan Mitra Kukar terasa kokoh.
Tidak hanya pemain asingnya saja yang dikhawatirkan oleh Joko Susilo. Ia pun mengaku mewaspadai kekompakan para pemain lokal Mitra Kukar.
"Ya, pemain asing Mitra Kukar sangat berbahaya. Selain itu pemain lokal mereka juga kompak karena hampir tidak ada perubahan dari komposisi di Piala Presiden lalu," ungkap Joko Susilo seperti dikutip Wearemania.
Hal yang sama juga diungkapkan Iwan Budianto. CEO Arema ini meminta timnya tidak menganggap remeh Mitra Kukar. "Mitra adalah lawan yang tidak bisa dianggap remeh, mereka cukup berat karena kini sudah punya tiga pemain asing baru." sambung Iwan Budianto.
Baca juga: