MerahPutih.com - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic enggan membebani tim dengan target juara Piala Presiden 2026. Ia hanya menjadikan ajang tersebut sebagai pemanasan, termasuk untuk meningkatkan kebugaran fisik pemain.
Hal ini menanggapi keikutsertaan Persib Bandung di Piala Presiden 2026. Persib tergabung di Grup A bersama Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers.
Persib mendapat keuntungan karena Grup A dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, yang dikenal sebagai salah satu markasnya.
Adapun Grup B akan menampilkan persaingan Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC.
Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,
kata Tolic di laman Persib.
Baca juga:
Dukung Penghapusan Aturan Larangan Suporter Away, Sejalan dengan Kampanye Viking Persib Club
Igor Tolic mengatakan bahwa Piala Presiden turnamen penting bagi Persib. Terutama untuk menyambut musim baru.
Selain kembali berjuang di Super League dan AFC Championship League Two (ACL), Persib akan tampil di ASEAN Club Championship dan League Cup yang bakal digulirkan I.League.
"Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya. Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September," tambah Tolic.
Persib Tidak dengan Komposisi Terbaik
Persib kemungkinan besar tidak tampil dengan komposisi terbaik, mengingat sejumlah pilar pentingnya yang mendapatkan panggilan tim nasional. Tim pelatih akan mengombinasikan kekuatan para pemain asing dengan barisan pemain muda bertalenta milik Persib.
"Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional," ucapnya.
"Jadi, kami mencoba berkomunikasi dengan mereka juga untuk beberapa pemain agar agar tersedia bagi kami. Mereka (Timnas) akan membuat pilihan, kami perlu tahu siapa siapa yang kami miliki untuk pertandingan. Jadi kami sebenarnya masih belum tahu berapa banyak pemain yang yang akan kami miliki. Kami akan menjadi kombinasi dari para pemain asing dan pemain-pemain muda. Jadi, kita tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden," pungkasnya. (*)