Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026

MerahPutih.com - Kelompok Houthi telah menyerang fasilitas minyak Arab Saudi sejak bentrokan militer antara kelompok itu dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Riyadh kembali terjadi pada pertengahan Juli, setelah jeda selama empat tahun.

Dalam beberapa hari terakhir, bandara internasional di Riyadh berulang kali menjadi sasaran serangan. Berdasarkan data Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi, serangan pada 10 Oktober menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Sementara itu, serangan pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya.

Sementara itu, dua terminal penumpang juga terkena serangan tersebut, dan memicu kebakaran.

Maskapai penerbangan nasional milik Qatar, Qatar Airways, dan Etihad Airways, dari Uni Emirat Arab, telah mengumumkan penangguhan penerbangan ke beberapa kota di Arab Saudi karena masalah keamanan.

Baca juga:

Houthi dan Arab Saudi Memanas, Bahlil Bakal Cari Pasokan Minyak ke Afrika

Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.

Mengingat situasi saat ini, penerbangan dari dan menuju Riyadh serta Dammam (DMM) untuk sementara ditangguhkan,

menurut pernyataan Qatar Airways, Senin (12/10).

Etihad Airways membatalkan semua penerbangan Abu Dhabi dan Riyadh hingga 19 Oktober serta sejumlah penerbangan Jeddah dan Dammam selama beberapa hari dengan alasan gangguan operasional.

Baca Artikel Asli