Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hotspot Karhutla di Sumatera Selatan Makin Bertambah, Secara Nasional Diklaim Menurun

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026

MerahPutih.com - Pemerintahmemberikan perhatian khusus titik panas (hotspot) sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan yang mengalami peningkatan.

Kementerian Kehutanan juga mencatat rerata harian titik panas (hotspot) karhutla di lokasi lain menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan dan melanjutkan penanganan secara serius.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, menyampaikan, berdasarkan data pemantauan hingga 13 Oktober 2026, jumlah hotspot secara nasional menurun signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi tersebut tidak mengurangi intensitas upaya pengendalian karhutla yang dilakukan pemerintah.

Secara total enam provinsi (prioritas), ini ada penurunan 11 persen, dan memang perhatian khusus itu ada di Sumatera Selatan. Kalau kita bandingkan periode 17-30 September dan 1-13 Oktober, hotspot di Sumatera Selatan ada peningkatan 92 persen,

ujar Ristianto kepada wartawan, Rabu (14/10).

Baca juga:

Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel

Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 21.00 WIB pada 13 Oktober 2026, akumulasi hotspot pada periode 1–13 Oktober tercatat sebanyak 7.519 titik, dengan puncak harian sebanyak 1.029 titik pada 8 Oktober 2026.

Sebagai pembanding, pada periode 17–30 September 2026, akumulasi hotspot mencapai 9.080 titik, dengan rata-rata 649 titik per hari dan puncak harian sebanyak 1.843 titik pada 20 September 2026.

Sementara, secara nasional, penurunan titik api tercatat signifikan dalam dua hari terakhir. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah semakin masif untuk memadamkan titik api.

Dan kalau dilihat per 13 Oktober ini, ada terjadi penurunan hotspot yang sangat signifikan dibanding 12 Oktober. Secara nasional turun dari 1.085 (titik) di 12 Oktober, menjadi 244 titik. Secara nasional, 24 jam terakhir turun 77,5 persen,

ungkapnya.
Baca Artikel Asli