Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Harga Kebutuhan Pokok Diklaim Menurun

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Agustus 2022

MerahPutih.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan perkembangan harga eceran nasional rata-rata barang kebutuhan pokok. Harga bahan pokok pada bulan Agustus ini, diklaim relatif stabil dibandingkan bulan lalu.

Untuk komoditas beras medium Rp 10.500 per kg, beras premium Rp12.500/kg, gula pasir Rp 14.400/kg, minyak goreng curah Rp 14.100/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 18.000/liter.

Baca Juga:

Pekan Depan Jokowi akan Umumkan Kenaikan Harga BBM

Lalu minyak goreng kemasan premium Rp 22.300/liter, daging sapi Rp 135.400/kg, daging ayam ras Rp 34.300/kg, telur ayam ras Rp 30.500/kg, bawang merah Rp 39.300/kg, kedelai Rp 14.200/kg.

Sedangkan tepung terigu Rp 12.300/kg, cabai merah keriting Rp 61.200/kg, cabai merah besar Rp 60.800/kg, cabai rawit merah Rp 66.400/kg, bawang putih kating Rp 29.500/kg, serta bawang putih honan Rp 26.800/kg.

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan menegaskan, khusus untuk minyak goreng curah, berdasarkan pantauan harian Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan di 216 pasar di seluruh Indonesia, harganya secara rata-rata untuk wilayah Jawa-Bali telah di bawah HET Rp 14.000/liter.

Per 18 Agustus 2022 harga minyak goreng curah Jawa-Bali Rp 12.900/liter, atau turun 0,67 persen jika dibandingkan bulan lalu.

Sementara itu, rata-rata harga nasional minyak goreng curah per 18 Agustus 2022 telah mencapai level harga Rp 14.100/liter, atau turun sebesar 5,40 persen dibandingkan bulan lalu.

Provinsi lain seluruhnya juga menunjukkan tren penurunan dengan rincian rata-rata harga untuk wilayah Sumatra Rp 13.100/liter, Kalimantan Rp 13.700/liter, Sulawesi Rp 13.600/liter, serta Maluku dan Papua sebesar Rp 18.500/liter.

"Harga minyak goreng curah di wilayah selain pulau Jawa-Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi masih belum sesuai HET. Hal ini menggambarkan tantangan logistik yang dihadapi dalam pendistribusian program MGCR, khususnya di Indonesia bagian timur," katanya.

Ia menegaskan, minyak goreng curah rakyat (MGCR) saat ini sudah tersedia di 18.606 pengecer mitra Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yang tersebar di 273 kabupaten/kota di 27 provinsi dengan tanda khusus/spanduk HET. (Asp)

Baca Juga:

BUMN Jadi Penyeimbang Harga di Pasar

Baca Artikel Asli