Hadiri Pengajian Muhammadiyah, Jenderal Gatot: Adu Domba Cara Musuh Kuasai Indonesia
Sabtu, 07 Oktober 2017 -
MerahPutih.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan agar bangsa Indonesia senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Banyak bangsa di dunia ingin menguasai sumber daya alam yang terkandung di perut bumi tanah air.
Hal itu dinyatakan Jenderal Gatot saat menjadi pembicara di acara pengajian bulanan PP Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).
Mengutip perkataan Presiden pertama Indonesia Bung Karno, Gatot mengatakan negara yang iri dengan kekayaan Indonesia dan berkeinginan menguasainya.
"Bung Karno pernah mengingatkan, suatu saat negara lain akan iri kepada Indonesia. Sebab, Indonesia sangat kaya akan SDA. Indonesia adalah sumber daya pangan, energi, dan air. Dalam kondisi ini orang akan mengambil kesempatan untuk melakukan perang secara halus (proxy war)," kata Jenderal Gatot.
Kekayaan Indonesia, lanjut Gatot, merupakan anugerah luar biasa. Masyarakat harus sadari itu. Sehingga, banyak celah akan dimanfaatkan lawan untuk dapat masuk dan menguasai.
Berbagai cara pun digunakan, salah satunya dengan adu domba. Setelah dipecah-pecah kemudian mereka masuk dan merampok isinya.
"Tetapi anugerah ini bisa menjadi malapetaka. Menguasai Indonesia dapat dengan cara diadu domba," katanya.
Namun selama TNI dan umat Islam solid hal itu sulit untuk dilakukan musuh. "TNI dan umat Islam tidak pernah lepas menjaga kedaulatan NKRI," tandas Gatot. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Cara Lain Bagi TNI untu Berpolitik, Kecuali...