MerahPutih.com - Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kenaikan suhu udara di siang hari yang terasa cukup panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan teriknya panas di siang hari itu dipicu fenomena siklus tahunan.
"Secara karakteristik suhu panas terik harian yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari," kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (2/5).
Guswanto membenarkan merujuk pada data rekapitulasi meteorologi BMKG selama 24 jam terakhir suhu sebagian besar wilayah Indonesia cukup meningkat sebesar lima derajat di atas suhu rata-rata maksimum harian, dan sudah bertahan sekitar lebih dari lima hari.
Peningkatan suhu tersebut teramati melanda mulai dari Jayapura, Papua (35,6 celcius), Surabaya, Jawa Timur (35,4 celcius), Palangka Raya, Kalimantan Tengah (35,3 celcius), Pekanbaru- Melawi, Kalimantan Barat-Sabang, Aceh dan DKI Jakarta (34,4 celcius).
Baca juga:
Lebih jauh, BMKG merekomendasikan agar masyarakat meminimalkan waktu di bawah paparan langsung sinar matahari antara pukul 10.00 WIB–16.00 WIB.
Adapun bagi mereka yang memang harus berada di bawah teriknya sinar matahari pada jam-jama tersebut disaran mengoleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30 + setiap dua jam untuk melindungi kulit. (*)