MerahPutih.com- Pelonggaran aktivitas warga berdampak pada meningkatnya mobilitas. Salah satunya menggunakan pesawat.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, proses pemulihan penerbangan sudah berlangsung dengan adanya mudik lebaran 2022.
Baca Juga:
Mudik Lebaran, Bandara Soetta Terima Permintaan 720 Penerbangan Tambahan
Erick mencatat, titik normal bisnis penerbangan di Tanah Air ditandai dengan beroperasinya 400 armada pesawat. Saat ini, tercatat baru 200 pesawat yang dioperasikan sejumlah maskapai penerbangan.
"Akan menuju titik normal dalam waktu yang mungkin enam-delapan bulan lebih," ungkap Erick kepada wartawan di, Jakarta, Rabu (27/4).
Erick menyebut, salah satu pemulihan industri bisnis yang menjadi konsentrasi pemerintah adalah penerbangan. Upaya ini dilakukan lantaran bisnis penerbangan cukup terdampak selama pandemi COVID-19.
Tercatat, banyak sektor transportasi termasuk transportasi udara menghadapi turbulensi yang tidak pernah dihadapi sebelumnya.
Saat ini, proses pemulihan penerbangan sudah berlangsung dengan adanya mudik lebaran 2022.
Kondisi pandemi yang pernah memburuk sehingga mengakibatkan penerapan PPKM Darurat. Kemudian dilanjutkan PPKM Level 3 dan 4 menimbulkan tanda tanya besar, mampukah industri penerbangan dalam negeri bisa bertahan.
Lalu, kini sejumlah tiket pesawat maskapai penerbangan melonjak signifikan dari harga normal jelang arus mudik Lebaran 2022.
Menurut Erick, kenaikan harga tiket pesawat tidak saja terjadi di Indonesia, namun juga di sejumlah negara.
Erick menyebut, kenaikan harga tiket dilatari sejumlah hal, salah satunya peluang perbaikan bisnis disaat volume penumpang pesawat mengalami kenaikan.
"Karena itu kalau kita melihat harga tiket sekarang mulai melonjak, dan ini bukan hanya di Indonesia aja, di seluruh dunia, harga tiket melonjak," ujar pria yang dikenal hobi olah raga basket ini.
Dia menjelaskan, saat pandemi COVID-19 banyak industri penerbangan menutup bisnis atau usahanya. Tercatat, pandemi memukul semua aktivitas perekonomian dan industri penerbangan nasional termasuk yang paling terpuruk.
"Sehingga kalau kita lihat, coba aja di berita-berita, banyak sekali kapal pesawat terbang parkir, nah itu yang terjadi saat COVID-19," tutur dia. (Knu)
Baca Juga:
Jokowi Yakin Penerbangan di Bandara Sumenep Bakal Penuh saat Mudik Lebaran