Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Tekno

Elon Musk Siapkan Merger SpaceX-Tesla, Disebut sebagai 'Ide Bagus'

Dwi Astarini - 2 jam, 26 menit lalu

MERAHPUTIH.COM — ELON Musk menyatakan penggabungan (merger) dua perusahaannya, SpaceX dan Tesla, merupakan ide yang bagus. Kedua pihak bahkan telah membentuk komite khusus untuk membahas penyatuan tersebut.

Pernyataan yang dirilis pada Selasa (20/10) itu mendorong saham perusahaan ruang angkasa dan teknologi tersebut melonjak hingga 8 persen pada perdagangan pasar susulan (extended trading).

Perusahaan tersebut sebelumnya mencatatkan laba pertamanya sebagai perusahaan publik, dan Musk menyampaikan harapannya untuk meraih pendapatan berulang tahunan (annual recurring revenue) antara USD 500 miliar hingga USD 1 triliun pada akhir 2027. Hal itu dimungkinkan seiring dengan melonjaknya permintaan akan ruang data center akibat pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Baca juga:

Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa


Musk di masa lalu pernah menggoda para pemegang saham dengan gagasan menggabungkan SpaceX dan Tesla, mengutip semakin tingginya tumpang-tindih peran di antara keduanya. Spekulasi mengenai perusahaan ruang angkasa yang akan mengakuisisi produsen kendaraan listrik tersebut kian menguat belakangan ini. Pekan lalu, Barclays mengindikasikan kesepakatan dapat diumumkan sebelum rapat umum pemegang saham tahunan Tesla pada Desember.

"Saya pikir itu akan menjadi ide yang bagus, tetapi hal itu benar-benar tergantung pada komite khusus dari kedua perusahaan," kata Musk dalam konfirmasi resmi pertamanya bahwa kedua perusahaan tersebut sedang berdiskusi secara formal.

"Karena saya berada dalam posisi konflik kepentingan, saya sebenarnya tidak dapat terlibat dalam diskusi komite khusus tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan kedua perusahaan telah membentuk komite khusus atas permintaan para pemegang saham, yang pada akhirnya harus memberikan persetujuan terhadap kesepakatan tersebut.

"Saya benar-benar melihat banyak keunggulan dari penggabungan kedua perusahaan seiring kita berada di ambang superintelligence singularity, dan ada banyak hal yang bisa didapatkan dari kerja sama pengembangan perangkat lunak kecerdasan super, desain chip, Terafab, robotika, massa ke orbit (mass-to-orbit) dengan konstelasi Starmind, serta konektivitas," jelasnya.

Terafab, usaha patungan (joint venture) manufaktur chip antarkedua perusahaan, diperkirakan akan memproduksi chip uji coba pertamanya sekitar Mei atau Juni tahun depan. Mereka bertujuan mencapai produksi massal pada kuartal ketiga 2028.

Musk menambahkan masih terlalu dini untuk mengasumsikan bahwa penggabungan SpaceX-Tesla pasti terjadi. Ia menyoroti komite khusus belum menyepakati syarat-syarat transaksi dan bisa saja tidak pernah mencapai kesepakatan.

Musk memiliki hampir seperlima saham Tesla dan sedikit di bawah separuh saham SpaceX. Para analis menilai penggabungan ini akan memberinya kendali penuh atas entitas gabungan tersebut.(dwi)

Baca juga:

Elon Musk Tegaskan tak Ada Merger antara xAI dan Tesla, tapi Minta Investor Voting Potensi Investasi

Baca Artikel Asli