Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Disalip Bastianini di Tikungan Terakhir, Jorge Martin Frustasi

Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Juni 2024

Merahputih.com - Pembalap Prima Pramac Jorge Martin mengaku sangat frustasi kehilangan podium kedua di Sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu (3/6). Hasil tersebut membuatnya harus puas menempati podium ketiga dengan 16 poin.

Martin menjalani balapan 23 lap pada seri ketujuh MotoGP musim ini itu dengan selalu berada di posisi kedua, di belakang pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia yang gemilang di balapan kandangnya.

Podium kedua hampir di depan mata Martin, namun rekan setim Bagnaia, Enea Bastianini yang sangat cepat pada lap-lap terakhir berhasil mengambil alih posisinya pada tikungan terakhir sebelum garis finis ketika ia melakukan kesalahan karena terlalu melebar di tikungan.

“Ya pastinya itu adalah rasa frustasi yang besar setelah garis finis karena kehilangan posisi kedua di tikungan terakhir yang sangat menyakitiku,” kata Martin dikutip dari laman MotoGP, Senin (3/6).

Baca juga:

Raih Podium di MotoGP Italia 2024, Bagnaia: Kalian Semua Luar Biasa

Meski frustasi, Martin mengaku cukup puas dengan jalannya balapan di Mugello yang menurutnya meningkat pesat dan jauh lebih cepat dibanding musim lalu.

“Balapannya menurutku sangat senang, kami meningkat pesat dari kemarin hingga hari ini karena bisa mengikuti Bagnaia selama 22 lap. Dia sangat bagus dan bahkan mengejarnya tiga lap tersisa dan saya memikirkan kemenangannya,” kata pembalap asal Spanyol itu.

Baca juga:

Klasemen Sementara MotoGP 2024, Bagnaia Dekati Martin

Dengan selalu berada di bawah Bagnaia pada tiga sesi balapan terakhir, satu kali sprint dan dua balapan utama, kini jarak Martin yang ada di puncak klasemen sementara dengan pembalap asal Italia itu yang ada di posisi kedua menyusut menjadi 18 poin.

“Jadi menurut saya kami jauh lebih cepat dibandingkan musim lalu dan ini sangat penting. Dan hari ini kami melakukan perubahan besar pada motor, kami banyak mencicipi strategi dan itu memberi saya kepercayaan diri terhadap masa depan,” beber dia.

Baca Artikel Asli