Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dinkes DKI Selidiki Oknum Bidan yang Lakukan Pelecehan Verbal terhadap Ibu Hamil

Andika Pratama - Rabu, 06 Oktober 2021

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tengah mendalami video seorang ibu hamil yang diduga mendapatkan pelecehan secara verbal di salah satu puskesmas di Ibu Kota. Penelusuran itu untuk mencari fakta-fakta terkait video viral tersebut.

"Tim kami sedang turun lapangan untuk telusur, dan konfirmasi terhadap fakta lapangan yang terjadi," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DKI Purwadi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/10).

Baca Juga

Dinkes Belum Bisa Pastikan 5 Atlet DKI Terpapar Varian Baru COVID-19

Meski belum menemukan kebenarnya, Dinkes DKI turut prihatin dengan apa yang menimpa ibu hamil tersebut. Ia menilai hal itu di luar aspek kepatutan, sehingga ia meminta hingga ada hasil penelusurannya.

"Kami nanti menunggu segera laporan dari temen-teman suku dinas kesehatan yang sedang turun ke lapangan. Pastinya kami dalam koridor pembinaan terhadap tenaga kesehatan tetap akan melakukan penegakan disiplin pegawai," ungkapnya.

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini mengatakan, pasti ada sanksi yang akan diberikan oknum puskesmas di Jakarta itu bila terbukti melakukan asusila.

"Termasuk kepada tenaga kesehatan dengan standar kompetensi yang ada termasuk terkait dengan aspek etiknya," tambah Purwadi.

Video diduga pelecehan verbal oknum bidan di Puskesmas Jakarta. Foto: @stevfanywijaya.

Sebelumnya, ramai di media sosial Tik Tok terkait adanya dugaan pelecehan secara verbal di salah satu puskesmas di Ibu Kota. Video itu diunggah dengan nama akun @stevfanywijaya.

@stevfanywijaya mengungkapkan, bila salah satu kerabatnya tengah mengalami kontraksi hamil 9 bulan. Namun tak bisa dilayani dengan BPJS karena tak didampingi suami.

"Tenaga-tenaga medis tersebut mengatakan seperti ini, 'kalau tidak ada suami tidak bisa pakai BPJS, kalau ada suami baru bisa pakai BPJS' dengan nada ketus," tulis akun itu.

Tak sampai di situ, tenaga kesehatan juga mengucapkan kalimat pelecehan dengan menanyakan sudah berapa banyak lelaki yang berhubungan badan dengan si ibu hamil tersebut.

"Bidan tersebut bisa-bisanya menyerang saudara saya (pasien) yang sedang mules dan nangis merintih kesakitan dengan pertanyaan 'sudah berhubungan sama berapa cowok buk? PANTASKAH?," sambungnya. (Asp)

Baca Juga

Dinkes DKI Tambah Sentra Vaksin Pfizer, Ini Lokasinya

Baca Artikel Asli