Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dikeluhkan KRL Makin Padat, PT KAI Klaim Telah Optimalkan Layanan

Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 27 menit lalu

MerahPutih.com - Ramai perbincangan keluhan dan keluhan semakin padatnya KRL di Jakarta, turutama saat pagi dan sore hari atau saat warga pergi bekerja dan pulang kerja.

KAI Commuter mengkliam layanan operasional tetap optimal di seluruh lintas melalui pengoperasian 89 rangkaian untuk 1.065 perjalanan harian guna mengakomodasi peningkatan mobilitas pengguna, terutama selama jam sibuk.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo menegaskan optimalisasi itu bertujuan menjaga headway perjalanan Commuter Line di masing-masing lintas operasional. Langkah itu dilakukan untuk dapat mengakomodasi mobilitas masyarakat dari area penyangga khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

KAI Commuter mencatat mobilitas pengguna Commuter Line saat ini dari area penyangga menunjukkan peningkatan. Selama periode Januari hingga Oktober 2026 total pengguna mencapai 303.792.024 orang.

Baca juga:

Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026

Menjaga konsistensi headway dan melakukan rekayasa pola peredaran rangkaian kereta merupakan strategi dalam melayani pengguna Commuter Line,

ujar Purnomo.

Ia juga menyampaikan pihaknya menerapkan pengaturan pola peredaran sarana yang adaptif di lapangan. KAI Commuter melakukan pengaturan pola peredaran sarana Commuter Line saat ini dengan mengoperasikan SF8, SF10, dan SF12 di setiap lintas layanan.

Pengaturan pola peredaran sarana itu dilakukan dengan menyesuaikan okupansi pengguna lintas khususnya pada jam sibuk.

KAI Commuter sudah mencermati kebutuhan masyarakat, sehingga bisa mengambil langkah diperlukan, sebagai solusi,

tuturnya.

Saat ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 22 trainset dengan susunan 8 kereta (SF8), 34 trainset dengan SF10, dan 33 trainset dengan SF12 di seluruh lintas. Kendati demikian, peredaran sarana tersebut masih terus dioptimalkan guna melayani pengguna yang mobilitasnya terus meningkat setiap tahun.

Pada Oktober 2026, KAI Commuter mencatatkan volume pengguna sebanyak 32.312.018 orang, meningkat 1,68 persen dibandingkan periode Oktober 2025 yang sebanyak 31.776.933 pengguna.

Data itu menjadi acuan KAI Commuter dalam melihat tingginya kebutuhan publik atas moda transportasi itu dan mempersiapkan apa saja yang dapat membantu pelayanan agar layanan semakin optimal.

Berdasarkan data statistik per bulan volume pengguna Commuter Line, dari Januari hingga Oktober tercatat sebanyak 303,79 juta orang, angka ini naik/turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya di angka 287,29 juta orang.

Peningkatan juga terjadi di masing-masing lintas Commuter Line, Januari-Oktober volume lintas Bogor diangka 133,78 Juta orang naik 4,8 persen dari tahun sebelumnya, lintas Cikarang di angka 74,88 juta orang naik 6,1 persen.

Sedangkan pada lintas Rangkasbitung tercatat sebanyak 68,09 juta orang atau naik 6,7 persen dari tahun lalu, dan pada lintas Tangerang sebanyak 24 juta atau naik 7,1 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk menjawab kebutuhan mobilitas tersebut, PT KAI (Persero) bersama KAI Commuter kini fokus melakukan percepatan pengadaan sarana Commuter Line guna menambah kapasitas angkut.

KAI Commuter mendukung dan akan terus berkordinasi dengan KAI dan stakeholders dalam pemenuhan sarana Commuter Line ke depannya,

ucapnya.
Baca Artikel Asli