Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dicokok di Bekasi, IY Akui Rekam Video Penggal Jokowi Pakai iPhone

Wisnu Cipto - Rabu, 15 Mei 2019

MerahPutih.com - Kepolisian akhirnya berhasil mengendus keberadaan perempuan perekam video ancam penggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan tersangka Hermawan Susanto. Pelaku bernama IY ini dicokok di Grand Residence city, Cluster Prapanca 2, Blok BB 11 No. 21, Rt 02 Rw 02, Bekasi.

"Ya benar pelaku yang menyebarkan dan merekam video tersebut diketahui IY," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Rabu (15/5).

Menurut Argo, pelaku mengakui semua perbuatannya merekam aksi Hermawan Susanto mengancam memenggal kepala Joko Widodo saat aksi demo di depan gedung Bawaslu RI Jumat (10/5) pekan lalu menggunakan ponselnya.

Pelaku pengancaman penggal Presiden Jokowi

Dari tangan pelaku, penyidik menyita KTP atas nama pelaku IY, ponsel jenis iPhone 5S, satu masker hitam, kacamata hitam, cincin, kerudung biru tua, baju putih dan tas warna kuning, yang dikenakannya saat berdemo.

"Pada saat ditangkap pelaku mengakui bahwa perempuan dalam video tersebut benar adalah dirinya dan dia menyebarkan video tersebut via group whatsapp," ungkap Juru Bicara Polda Metro Jaya itu.

Terkait dengan motif tersangka HS dan pelaku IY, Argo menyebut mereka hanya emosi saja. "Untuk pemeriksana HS, hampir sama dengan introgasi. Motif yang dilakukan, dia menyampaikan ucapan tersebut. Tapi nanti akan kita pelajari, ada saksi ahli menyelidiki durasi dia berucap, bagaimana posisi mengikuti kamera," tutup perwira polisi berpangkat melati tiga itu.

Argo
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (ANTARA Foto/Rival Awal Lingga)

Sebelumnya, relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam organisasi 'Jokowi Mania' melaporkan seorang perempuan yang diduga merekam ucapan seorang pria saat mengancam Presiden Republik Indonesia. Alhasil, rekaman itu menjadi viral di media sosial dan menangkap seorang pria berinisial HS.

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya berharap polisi tak hanya menangkap HS. Namun juga perempuan yang merekam video itu. "Yang perempuan itu juga pasti diproses. Dan sudah kita bikin LP (laporan) nya," kata Immanuel ditemui di Mapolda Metro Jaya, Minggu (12/5). (Knu)

Baca Artikel Asli