MerahPutih.com - Dewa United Banten FC mampu menjalankan rencana permainan dengan baik saat dijamu Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (12/4) malam WIB, pada pekan 27 Liga Indonesia Super League 2025/2026. Itu menjadi salah satu kunci Banten Warriors memetik kemenangan dramatis 2-1.
Dewa United Banten menang setelah unggul lebih dahulu lewat gol Alex Martins Ferreira pada menit 22. Skor menjadi 1-1 setelah David da Silva mencetak gol penalti menit 45+2.
Kemenangan dipastikan gol di ujung laga yang dicetak Alex Martins pada menit 90+7.
“Pertama-tama, saya harus memberikan apresiasi kepada tim kami. Saya rasa, di setiap pertandingan kami selalu memiliki rencana. Pada laga terakhir melawan PSIM, kami menyadari bahwa kami membuat kesalahan yang sama seperti dua bulan lalu, sehingga kami perlu melakukan sedikit penyesuaian,” ujar pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink membuka pernyataan.
Baca juga:
“Sangat luar biasa melihat bagaimana para pemain menjalankan rencana permainan tersebut. Di babak pertama, menurut saya kami seharusnya bisa mencetak dua hingga tiga gol. Selain itu, memang ada momen penalti, tetapi saya belum melihat ulang kejadian tersebut,” sambungnya.
Selain itu, ia menyebut bahwa timnya tampil sangat disiplin.
“Satu-satunya momen yang cukup sulit adalah 10 menit terakhir babak kedua, ketika ada beberapa tendangan bebas dan sepak pojok. Namun secara keseluruhan dalam permainan, saya menilai tim tampil sangat disiplin. Sekali lagi, terlihat ada kebahagiaan dalam permainan mereka, dan mereka bermain sangat baik sebagai satu kesatuan. Saya sangat bangga dengan tim ini," terangnya.
Jan juga menyinggung perkembangan tim sepanjang musim ini. Menurutnya, komposisi skuad saat ini jauh lebih kompetitif dibandingkan paruh pertama musim.
“Saya juga masih percaya bahwa kami sebenarnya bisa bersaing dalam perebutan gelar jika sejak awal musim kami bekerja lebih keras dan membangun skuad seperti yang kami miliki sekarang. Saat ini kami memiliki bangku cadangan yang sangat kuat dengan pemain-pemain berkualitas, sesuatu yang tidak kami miliki di paruh pertama musim,” jelasnya.
Baca juga:
Hasil Super League 2025/2026: Persib Bandung Kalahkan Bali United 3-2 dengan 10 Pemain
Ia kemudian menambahkan bahwa kunci kebangkitan tim terletak pada meningkatnya persaingan internal.
“Menurut saya, saat itu kami belum menemukan kompetisi yang sehat antar pemain di dalam tim. Ini juga menjadi tahun ketiga berturut-turut kami mampu bangkit di fase kedua kompetisi. Selama musim dingin, kami bekerja sangat keras untuk membentuk skuad yang seimbang dan kompetitif," urainya.
“Pada enam bulan pertama, kami belum memiliki tingkat persaingan yang cukup di dalam tim. Sekarang keseimbangan tim sudah baik. Para pemain bekerja sangat keras, dan mereka memang pantas mendapatkan hasil ini," tutupnya. (*)