Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif

Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 31 menit lalu

MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong pemerintah memulihkan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menanam pohon keras serta tanaman produktif, seperti pohon buah-buahan. Upaya ini dinilai penting untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan sekaligus menyediakan sumber makanan bagi satwa.

Daniel menegaskan, lahan bekas karhutla tidak seharusnya kembali dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit. Menurut dia, kawasan yang telah terbakar perlu direhabilitasi agar ekosistem hutan dapat kembali berfungsi.

“Kami mendorong agar semua hutan yang terbakar ditanami pohon keras dan pohon produktif, seperti pohon buah-buahan, supaya satwa kembali menghuni hutan dan punya sumber makanan,” kata Daniel kepada wartawan, Selasa (20/10).

Baca juga:

Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura

Anggaran Kementerian Kehutanan Diminta Prioritaskan Rehabilitasi

Daniel mengatakan, pemulihan lahan pascakebakaran perlu menjadi perhatian pemerintah. Sebab, karhutla tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga menyebabkan kerusakan ekosistem.

Untuk mendukung pemulihan hutan yang rusak akibat karhutla, Daniel menyatakan Komisi IV DPR akan mendorong agar anggaran Kementerian Kehutanan pada tahun depan lebih memprioritaskan program rehabilitasi hutan.

Kami di Komisi IV akan mendorong agar anggaran Kementerian Kehutanan tahun depan memprioritaskan pemulihan hutan. Anggaran bisa direvisi demi mengembalikan hutan yang sudah rusak,

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan.

Menurut Daniel, penanganan lahan bekas kebakaran harus diarahkan pada pemulihan lingkungan, bukan memperluas pemanfaatan lahan untuk perkebunan kelapa sawit.

Daniel Apresiasi Pencabutan Sawit di Lahan Bekas Kebakaran

Daniel menilai langkah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mencabut tanaman sawit dan menggantinya dengan pohon keras merupakan bagian dari upaya pemulihan hutan.

“Langkah Pemkab Dharmasraya sudah tepat, yaitu mencabut sawit dan menggantinya dengan pohon keras sebagai upaya pemulihan hutan,” ujar politikus PKB tersebut.

Ia juga meminta pemerintah daerah memantau lahan-lahan yang sebelumnya terbakar untuk mencegah penanaman kembali kelapa sawit di kawasan tersebut.

Baca juga:

Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla

Jika ditemukan tanaman sawit di lahan bekas karhutla, Daniel meminta agar tanaman itu dicabut dan pihak yang bertanggung jawab ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ditemukan sawit di lahan bekas kebakaran, cabut dan ganti dengan pohon keras. Pelaku yang terlibat, baik individu maupun korporasi, harus diberi sanksi,” katanya. (Knu)

Baca Artikel Asli