MerahPutih.com - Pelantikan jajaran pejabat baru hasil perombakan reshuffle ke-7 Kabinet Prabowo Subianto yang dihelat Kamis (1/10) kemarin menyita perhatian publik tanah air.
Hasill penelusuran berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, Jumat (2/10), Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menjadi figur paling tajir dengan total kekayaan melesat hingga Rp 344.415.518.982 per laporan 31 Maret 2026.
Ketum Golkar yang juga rangkap jabatan sebagai Menteri ESDM itu tidak memiliki utang sama sekali dalam catatan LHKPN yang dilaporkan ke KPK.
Baca juga:
Menperin Baru Sarmuji Punya Kapal Tanker Rp 5,5 Miliar, Total Harta Sekjen Golkar Itu Tembus 14,9 M!
Disusul Wamenkeu Luky Alfirman dan Politikus PAN Drajad Wibowo
Wamenkeu Luky Alfirman berada di urutan kedua memiliki harta kekayaan sebanyak Rp52.827.928.569 atau sekitar Rp 52,8 miliar per 27 Februari 2026.
Mayoritas harta mantan Dirjen Anggaran itu berasal dari surat berharga Rp15.034.806.720; kas dan setara kas Rp23.099.474.305; serta harta lainnya Rp 938.647.544.
Di tempat ketiga, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang baru dilantik, Drajad Hari Wibowo, memiliki pundi-pundi harta terbanyak selanjutnya dibandingkan pejabat-pejabat lain yang dilantik kemarin
Merujuk dokumen terbaru KPK, Drajad Hari Wibowo tercatat mengantongi total harta kekayaan bersih menembus Rp 50.915.381.509 berdasarkan pelaporan periodik e-LHKPN KPK per 28 Februari 2026 sewaktu mengemban amanah Komisaris Utama PT Permodalan Nasional Madani.
Harta politikus PAN yang tembus Rp 50 miliar itu murni berasal dari kepemilikan aset bernilai tinggi tanpa menyisakan beban utang sepeser pun dalam catatan resmi lembaga antirasuah.
Baca juga:
Reshuffle Ketujuh Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Menteri dan Pejabat yang Dilantik Prabowo
Rincian Harta Kekayaan Pejabat Baru Kabinet Prabowo di LHKPN:
-
Menteri Koordinator (Menko) Baru:
-
Dudung Abdurachman (Menko Polkam): Rp14,43 miliar (Rp14.438.646.695 per 15 Maret 2026).
-
Sugiono (Menko PMK): Rp13,15 miliar (Rp13.153.336.184 per 31 Maret 2026).
-
-
Menteri Teknis Baru:
-
Arrmanatha Christiawan Nasir (Menteri Luar Negeri): Rp16,27 miliar (Rp16.269.281.934 per 31 Maret 2026).
-
Muhammad Sarmuji (Menteri Perindustrian): Rp 14,93 miliar (Rp14.931.644.686 per 3 April 2026, termasuk Kapal Tanker SPOB Jeanita).
-
-
Petinggi Lembaga dan Kepolisian:
-
Listyo Sigit Prabowo (Kepala KSP): Rp15,34 miliar.
-
Dedi Prasetyo (Kepala Badan Reforma Agraria Nasional): Rp13,05 miliar.
-
Mohammad Fadil Imran (Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa): Rp9,96 miliar.
-
Komjen Suyudi Ario Seto (Kapolri): Rp5,84 miliar (Rp5.847.000.000 per 28 Maret 2026).
-
-
Wakil Menteri (Wamen) Baru:
-
Muhammad Saleh Mustafa (Wamen Pertanian): Rp 13,13 miliar (Rp13.126.792.615).
-
Irwan Meilano (Wamen Kelautan dan Perikanan): Rp6,67 miliar (Rp6.668.298.234).
-
Nurkholisoh Ibnu Aman (Wamenkeu): Rp 4,70 miliar (Rp4.701.508.000 per 22 Februari 2026).
-
Aryanto Wibowo (Wakil Kepala BPKP): Rp 3,21 miliar (Rp3.212.402.117).
-
Kini para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga anyar itu resmi mengemban amanah baru di lingkungan Istana Kepresidenan untuk mengawal percepatan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (*)