Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026

MERAHPUTIH.COM - CHEF de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu tengah memastikan berbagai persoalan nonteknis kontingen tidak menjadi gangguan bagi atlet saat bertanding di Jepang. Hal itu dilakukan melalui rangkaian visitasi ke cabang olahraga. Hingga kini, Todotua telah mengunjungi 18 dari 35 cabang olahraga yang diproyeksikan memperkuat Indonesia di Asian Games 2026.

Dalam setiap kunjungan, Todotua berdialog dengan atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus untuk mengetahui kebutuhan yang harus disiapkan sebelum kontingen berangkat.

“Prinsipnya sama seperti cabang olahraga lainnya. Kami bertemu dengan atlet dan ofisial, kemudian berkomunikasi mengenai hal-hal nonteknis apa yang bisa kami koordinasikan dan support,” kata Todotua dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (8/8).

Menurut dia, perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan. “Kami ingin memastikan keberadaan atlet dan ofisial, mulai dari keberangkatan, selama berada di sana sampai pulang, berada dalam kondisi terbaik,” ujarnya.

Baca juga:

CdM Indonesia Yakin Bulu Tangkis Jadi Andalan Raih Medali Emas Asian Games 2026


Todotua menilai persoalan di luar pertandingan terkadang dapat memengaruhi performa atlet. Oleh karena itu, berbagai potensi kendala harus diselesaikan sebelum kontingen bertolak ke Jepang.

Kami ingin memastikan atlet tidak memiliki beban lain dan bisa fokus bertanding serta memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Hal-hal nonteknis terkadang bisa menjadi faktor penentu pada hari pertandingan, sehingga itu yang ingin kami minimalkan,

katanya. Todotua Pasaribu, CdM Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Salah satu cabang olahraga yang telah dikunjungi yakni angkat besi. Setelah melihat langsung persiapan pelatnas dan berdiskusi dengan pengurus serta atlet, Todotua melihat adanya peluang positif untuk meraih medali. “Kami melihat persiapan pelatnas sudah sangat baik. Kami juga berdiskusi dengan sekjen dan melihat langsung atlet yang akan berangkat serta proses latihan mereka,” katanya.


Menurut Todotua, kondisi tersebut memberikan keyakinan terhadap peluang angkat besi di Asian Games mendatang. “Ini memberikan level of confidence yang besar bahwa angkat besi memiliki peluang untuk meraih medali di Asian Games,” ujarnya.


Selain memastikan kesiapan cabang olahraga di Indonesia, Todotua mengatakan tim advance CdM sudah berada di Nagoya untuk memetakan kondisi di lapangan. Persiapan tersebut terutama menyangkut venue pertandingan, transportasi, serta berbagai kebutuhan kontingen selama berada di Jepang. “Tim advance kami terus berada di sana dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Nagoya memiliki tantangan tersendiri, termasuk terkait dengan venue dan transportasi,” ujar Todotua.


Oleh karena itu, ia ingin berbagai persoalan tersebut sudah terkoordinasi sebelum kontingen Indonesia tiba. “Kami ingin memastikan semuanya sudah dipersiapkan dan dikoordinasikan sebelum kontingen tiba,” katanya.

Saat memasuki Agustus, tim CdM juga akan kembali berkoordinasi dengan cabang olahraga untuk mematangkan kebutuhan menjelang keberangkatan.

Selain itu, Tim Indonesia Day juga akan digelar sebagai bagian dari kampanye menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus memperkenalkan cabang olahraga dan atlet Indonesia.

“Selain itu, akan ada kegiatan Tim Indonesia Day untuk campaign event ini dan untuk kampanye cabang olahraga dan atlet yang akan ikut di Asian Games,” tutup Todotua.(knu)

Baca juga:

NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya

Baca Artikel Asli