Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3

Zulfikar Sy - Kamis, 07 Oktober 2021

MerahPutih.com - Sebanyak 12 daerah di Jawa Tengah mengami kenaikan level 3 PPKM dari sebelumnya level 2. Hal itu tertuang dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 48 Tahun 2021 tentang PPKM Jawa-Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, dalam PPKM terbaru 5-18 Oktober 2021, terdapat daerah kabupaten/kota yang turun level dan naik level. Untuk daerah yang turun level 2 dari sebelumnya level 3 ada di kawasan aglomerasi Soloraya.

"Kata Solo, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri dan lainnya turun level 2 dari sebelumnya level 3," ujar Yulianto, Kamis (7/10).

Baca Juga:

Jadwal Vaksinasi di QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village

Yulianto mengatakan, dalam perpanjangan PPKM kali ini, juga terdapat 12 daerah di Jawa Tengah mengalami kenaikan level dari sebelumnya level 2 menjadi level 3. Daerah tersebut berada di kawasan aglomerasi eks Karesidenan Pati atau Pati Raya.

"Aglomerasi Pati Raya belum tercapainya cakupan vaksinasi menjadi penyebab kenaikan level pada daerah tersebut," kata dia.

Polda Jateng melakukan vaksinasi massal dengan sasaran pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Polda Jateng melakukan vaksinasi massal dengan sasaran pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Diakuinya, daerah yang naik menjadi level 3 karena belum memenuhi capaian vaksinasi sesuai indikator leveling. Diketahui aturan capaian vaksinasi menjadi syarat dalam menentukan level PPKM.

"Sekarang vaksinasi sebagai indikator leveling. Daerah naik level 3 karena syarat minimal cakupan vaksinasi total 50 persen dan lansia 40 persen belum tercapai," papar dia.

Ia menegaskan, kedua syarat itu sekarang menjadi utama dalam menjadi indikator PPKM. Dengan kebijakan baru itu, ia meminta pada dinas kesehatan (dinkes) di daerah untuk terus melakukan percepatan vaksinasi.

Baca Juga:

Sukses di Pulau Jawa, Kemenkes Meminta Saran Untuk Vaksinasi Disabilitas di Luar Jawa Bali

Ia menambahkan, penurunan dari level 2 menjadi level 1 syarat capaian vaksinasi total minimal 70 persen dan vaksinasi lansia minimal 60 persen.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, angka capaian vaksinasi di Solo mencapai 120 persen. Dengan hasil ini, Kota Solo turun level 2 dari sebelumnya level 3.

"Capaian vaksinasi aglomerasi Soloraya juga tinggi sehingga turun level 2. Kami tetap mengajak masyarakat mematuhi prokes 5 M agar tidak sampai naik level," kata Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemkab Bogor Kesulitan Vaksinasi di Daerah Pelosok

Baca Artikel Asli