MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memastikan posisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat tidak akan pindah dari koalisi.
Juru debat BPN Ahmad Riza Patria menjawab isu terkait perbincangan antara Joko Widodo dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Dalam pertemuan tersebut Zulhas dan Jokowi bertujuan meminta jatah Wakil Ketua MPR berada di tangan Partai Amanat Nasional (PAN).
“Enggak ada itu permintaan jatah seperti itu. Sampai saat ini PAN dan Demokrat masih setia dengan BPN. Sampai hari ini, PAN dan Demokrat masih setia kepada kami. Kita masih kokoh berada di koalisi Adil Makmur,” kata Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Kamis (2/5)
Menurut dia, partai yang berada di BPN bukan saja untuk melaju pada kontestasi Pilpres saja, tetapi bakal tetap membawa koalisi ini kepada parlemen.
“Kami semua tetap solid. Ini koalisi BPN bukan cuma untuk persiapan pilpres saja. Tapi setiap kebijakan dalam parlemen akan kita bawa ke dalam MPR, DPR semua parlemen,” ujar Riza.
Riza juga meminta isu pecah kongsinya partai politik di BPN agar tidak digoreng terus.
“Mereka itu ngerti sekali kok bahwa di bawah kepemimpinan Pak Jokowi ini kan menimbulkan banyak masalah, ada salah arah dalam membangun ekonomi. Salah arah dalam membangun infrastruktur. Jadi mereka pasti akan berpikir untuk menjadikan proyek di waktu SBY lebih berhasil dari sekarang,” tutup dia. (Knu)