Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Bosan Bekerja di Perusahaan Gurem? Ini Tips Supaya Bisa Bekerja di Perusahaan Top

Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 16 April 2024

MerahPutih.com - Bertahun-tahun mengabdikan diri di perusahaan gurem akan membuat pekerja bosan. Mungkin sudah waktunya kamu perlu tantangan dan suasana baru di tempat yang baru pula. Melangkah ke perusahaan yang lebih besar atau top.

Sebelum menuju ke perusahaan top, pekerja dituntut mempunyai kombinasi hard skill dan soft skill.

“Sekarang ini kebanyakan perusahaan memerlukan kombinasi hard skill dan soft skill yang baik untuk berkarier di dunia kerja yang dinamis ini,” kata Serla Rusli, LinkedIn Career Expert, melalui keterangan pers (16/4).

Langkah pertama adalah mengoptimalkan profil dan portofolio diri yang menarik pada akun pencarian kerja seperti di Linkedin agar para recruiter atau perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan tertarik merekrutmu.

Baca juga:

5 Pekerjaan Baru Tercipta di Eropa Berkat AI

Kamu bisa mulai menceritakan pengalaman profesional dengan cara yang menarik. Misal melalui tool premium AI untuk membuat headline dan bagian yang menonjol.

Para recruiter akan mencari hal-hal apa saja yang menjadi minatmu karena mereka ingin mencari pelamar yang memiliki ketertarikan yang sama dengan lowongan yang tersedia.

Pastikan kamu sudah mempelajari berbagai hal yang menyangkut perusahaan targetan. Contohnya memahami visi dan misi perusahaan, budaya kerja yang diterapkan hingga nilai yang para pekerja pegang teguh selama bekerja.

Baca juga:

IMF Sebut AI Berdampak pada 40 Persen Pekerjaan di Dunia

Mulailah membangun jaringan (networking) dengan karyawan di perusahaan targetan. Kamu dapat meminta referensi terkait pekerjaan di perusahaan.

Langkah berikutnya, kembangkan kemampuan. Pada zaman ini, perekrut semakin fokus pada perekrutan berbasis kemampuan, terutama dengan kecerdasan buatan (AI) yang semakin banyak digunakan.

Highlight skill penting seperti penyelesaian masalah, komunikasi, atau AI dalam CV dan wawancara. Anda juga bisa pelajari kemampuan baru di LinkedIn Learning,” beber Serla. (dru)

Baca juga:

Banyak Pekerjaan Rumah Jadikan Jakarta Bersaing Dengan New York

Baca Artikel Asli