BANYAK yang menyebut bahwa bercinta merupakan bentuk olahraga yang menyenangkan. Memang benar. Hal itu disebabkan ketika bercinta, jantung Anda berpacu kencang. Meskipun demikian, apakah bercinta sama efektifnya dengan sesi sepeda statis atau yoga dalam hal membakar kalori?
Sayangnya, bercinta tidak membakar kalori sebanyak yang Anda kira.
Sebuah studi di Inggris pada 2013 membandingkan jumlah kalori yang terbuang dalam satu sesi bercinta jika dibandingkan dengan 30 menit treadmill.
Hasilnya, para peneliti menemukan hitungan matematika untuk jumlah kalori yang terbakar dalam sesi bercinta. Saat bercinta, perempuan rata-rata membakar 3 kalori per menit, sedangkan pria membakar 4 kalori per menit.
Jika umumnya sebuah sesi bercinta berlangsung 10-57 menit, itu berarti perempuan membakar rata-rata 177 kalori, sedangkan pria membuang 239 kalori. Jumlah itu kalah jauh dari jumlah kalori yang hilang dalam 30 menit sesi treadmill, yaitu 213 kalori untuk perempan dam 276 kalori pada pria.
Dalam hal membakar kalori, bercinta mungkin tidak memberi hasil yang berarti. Seperti dikutip dari Health, Tom Holland--psikolog olahraga dan ahli nutrisi besertifikat--mengatakan sebagian besar orang harus mencapai detak jantung 120 untuk benar-benar membakar kalori.
Jadi olahrga dengan intensitas yang lebih rendah (seperti bercinta) akan membakar kalori dari lemak. Hal itu cukup baik sebenarnya. Namun, tak cukup baik untuk pembakaran kalori secara keseluruhan.
Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak bisa mendapat manfaat olahraga dari sesi bercinta yang panas.
Bercinta ternyata dapat membantu Anda membentuk otot. Beberapa posisi, seperti woman on top, dapat membantu Anda melatih otot tengah badan Anda sekaligus melatih kelenturan tubuh.
Meskipun demikian, bukan berarti Anda harus bergelung di kasur untuk bugar ya. Pergi ke pusat kebugaran tetap jadi pilihan masuk akal untuk mencapai kebugaran dan kelenturan tubuh.(*)