Banyak Kendala, Konser Nyanyian Bangsa Jalan Terus
Selasa, 27 Oktober 2015 -
MerahPutih Budaya - Menyelenggarakan konser untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober mendatang, Kelompok Kampungan berkerjasama dengan beberapa musisi, aktivis, dan budayawan dengan tema Nyanyian Bangsa di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Rabu (28/10).
Hal ini dipaparkan oleh Edi Haryono salah satu penggagas acara tersebut, di Pers Konferense, di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Senin (26/10).
"Kepanitian ini baru di bentuk Agustus akhir. Tetap 27-28, awalnya bentuknya hiburan semua. Pokok selebritis lah, tapi saya minta persetujuan merubah tema. Hari sumpah pemuda itu lebih penting dari 17 Agustus, karena terbentuknya bangsa Indonesia dan banyak yang melupakan Sumpah pemuda itu lah bangsa Indonesia dibentuk," Kata Edi Haryono.
Acara ini semakin tersa berat setelah beberapa kendala hadir seperti pembatalan sepihak dari musisi yang telah menyatakan akan hadir.
"Ada orasi budaya, Bang Hariman, Buya Safii Maarif, tapi Buya lihat ada sponsor rokok ditengah jalan mundur. Kita udah terikat kontrak dengan salah satu produsen rokom jadi dia mengalah. Hariman di minta ikut rombongan presiden ke Amerika Serikat. Kita ganti Buya dengan Radhar, lalu Hariman kita ganti dengan Indro Cahyono. Atas persetujuan dengan Hariman sendiri," papar Indra Adil sebagai ketua pelaksana.
Tapi mereka sendiri memastikan bahwa Iwan Fals tetap akan mengisi acara tersebut. Bahkan dirinya akan menyanyikan lagu-lagu Kelompok Kampungan.
"Kami mengharapkan bentuk musik baru, dirinya (Iwan Fals) mau menyanyikan lagu orang lain. Karena dia memang mengagumi musik dari Mas Bram (Kelompok Kampungan) sendiri. Kelompok kampungan ini semua yang pernah mengkritis orde baru," pungkas Edi Haryono. (Rky)
BACA JUGA: