Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway

Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026

MerahPutih.com - Hari ini Selasa (6/10), Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulawesi Utara terpaksa menutup sementara seluruh operasional penerbangan .

Langkah darurat ini terpaksa dieksekusi setelah insiden kebakaran rumput meluas di area sekitar runway 18 dan memicu gumpalan asap tebal yang membahayakan penerbangan.

Baca juga:

Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu

Gumpalan asap pekat itu berdampak langsung terhadap penurunan jarak pandang (visibility) di kawasan landasan pacu secara drastis.

Kebakaran rumput yang terjadi di sekitaran runway 18 Bandara Samrat membuat kami harus menutup operasional untuk sementara waktu,

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko.

Penerbangan Delay Hingga Pengalihan Rute Pesawat

Imbanya, otoritas bandara langsung menyesuaikan jadwal dan menghentikan lalu lintas penerbangan hingga kondisi dinyatakan aman.

Dampak dari penutupan sementara ini memicu penundaan (delay), status holding di udara, hingga pengalihan pendaratan (divert) bagi sejumlah maskapai komersial.

Penerbangan Lion Air JT 749 rute Manado ke Surabaya berstatus delay, sementara Wings Air IW 1174 rute Manado-Ternate juga terdampak,

Tak hanya itu, beberapa pesawat yang menuju Manado terpaksa dialihkan pendaratannya ke bandara terdekat demi keamanan penumpang.

Penerbangan Garuda Indonesia GA 600 rute Jakarta-Manado dan TransNusa TNU 273 rute Sorong-Manado terpaksa dialihkan pendaratannya (divert) ke Gorontalo

Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama kami,

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko

Baca juga:

Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup Akibat Erupsi Gunung Ruang

Proses Pendinginan Masih Berlangsung

Proses pemadaman api serta penyiraman pendinginan area terdampak terus dipacu intensif tim pemadam gabungan di sekitar landasan.

Otoritas bandara juga terus berkoordinasi secara ketat bersama AirNav Indonesia dan pihak maskapai untuk meminimalkan dampak keterlambatan penerbangan.

“Kami bersama seluruh unsur terkait, termasuk petugas ARFF, Lanud, dan Pemadam Kebakaran Kota Manado, terus melakukan upaya pemadaman, pendinginan, serta memastikan area terdampak benar-benar aman," tandas Radityo. (*)

Baca Artikel Asli