Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Ayah Son Heung-min Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Anak

Soffi Amira - Senin, 22 Juli 2024

MerahPutih.com - Ayah Son Heung-min, Son Woong-jung, dikabarkan harus berurusan dengan polisi karena dituduh melakukan kekerasan verbal terhadap anak berusia 12 tahun.

Son Woong-jung merupakan mantan pesepak bola era 1980-an yang kini memiliki akademi sepak bola sendiri. Lalu, ia juga menjadi penulis buku tentang cara ia mendidik anaknya, Son Heung-min, yang menjadi salah satu striker top di Liga Inggris dan timnas Korea Selatan.

Anak yang menjadi korban tersebut merupakan siswa akademi sepak bola milik Son Woong-jung di Korea Selatan. Anak 12 tahun bernama Kim itu mengatakan kepada polisi, bahwa dia menjadi sasaran umpatan kata-kata kotor dari Son Woong-jung

"Saya dipanggil oleh pelatih Son karena melakukan kesalahan saat latihan passing,” kata Kim dalam wawancara kepada polisi, seperti diberitakan AFP, Senin (22/7).

Baca juga:

Marsya Voice of Baceprot Konsisten Lawan Kekerasan Seksual pada Perempuan

Son Woong-jun harus berurusan dengan polisi
Son Woong-jun harus berurusan dengan polisi. Foto: The Korean Times
>Kemudian, pelatih melanjutkan umpatan kasar dan kotor itu. Bahkan, ia memanggil Kim dengan berbagai nama "yang menyinggung".

Bocah tersebut juga mengalami memar di paha kiri setelah terkena tendangan sudut dari Son Heung-yun, yakni saudara laki-laki penyerang Tottenham tersebut.

Sementara itu, Son Woong-jung menggambarkan tindakannya itu dirancang agar para siswa memiliki mental yang kuat dan tidak menjadi "atlet gagal".

Ia mengklaim sudah mencoba menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan, tetapi pihak korban justru meminta kompensasi berupa pembayaran.

Baca juga:

Ryan Reynolds dan Hugh Jackman Main Air di Waterbomb Festival Korea Selatan

Pengacara yang mewakili Kim, Ryu Jae-yool, mengatakan, bahwa kasus tersebut mencerminkan "puncak pelecehan anak selama bertahun-tahun yang menyamar sebagai metode pelatihan".

Son senior dan para staf pelatih di akademi sedang diselidiki, kemudian bisa menghadapi denda. Jika kasusnya dianggap cukup serius, maka akan dibawa ke pengadilan.

“Saya memperkirakan Son akan didakwa dan diadili di pengadilan,” kata Ryu, seraya menambahkan bahwa hal itu akan “berkontribusi dalam membersihkan negara dari kekerasan fisik dan verbal terhadap generasi muda”.

Secara terpisah, keluarga Kim juga telah melaporkan Son Woong-jung ke Korea Sport Ethics Centre untuk diselidiki.

Sebagai bagian dari penyelidikan, pihak berwenang akan menginterogasi siswa-siswa lain di akademi sepak bola itu untuk mengetahui apakah mereka pernah mengalami pelecehan verbal. (*)

Baca Artikel Asli