Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Anjlok Penjualan Pernak-Pernik HUT RI

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026

MerahPutih.com - Meriahnya pernak-pernik HUT RI pada tahun ini dinilai tidak berbanding lurus dengan omzet para pedagang musiman yang menggantungkan rezeki pada momen ini.

Pedagang bendera Merah Putih yang telah berjualan sejak 1995 di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merasa jika penjualan semakin anjlok setiap tahunnya.Berharap ekonomi pulih menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.

"Paling parah tahun sekarang penjualannya, kalau saat COVID lumayan. Tahun sekarang saja penjualan anjlok," kata pedagang bernama Darsono.

Pria asal Cirebon itu mengeluhkan merosotnya pendapatan tahun ini. Jika dibandingkan sejak 1995, menurutnya tahun ini sebagai periode terburuk sepanjang ia berjualan.

Baca juga:

Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT RI, Baju Adat Disiapkan Iriana

Tanggal-tanggal segini mah udah ketemu modal pas tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun sekarang mah boro-boro, modal aja belum ketemu,

katanya.

Darsono sudah membuka lapaknya sejak 28 Juli 2026 dengan menjual beragam pernak pernik HUT RI, dimulai dari harga Rp 10.000 untuk bendera kecil hingga Rp 200.000 untuk bendera besar berukuran 10 gelombang. Barang dagangan tersebut sebagian berasal dari modal sendiri dan sisanya diambil dari pihak lain dengan sistem setoran.

Kini, menjelang seminggu perayaan HUT RI, modal yang ia keluarkan dari kantong pribadi sebanyak Rp 8 juta belum kembali. Tahun ini, pendapatan harian hanya berkisar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 yang terbilang cukup untuk kebutuhan makan.

Rejeki orang dagang enggak tau ya. Kalau sekarang mah sepinya itu ya sepi banget dapat Rp200 ribu, Rp300 ribu cukup buat makan aja itu, kemarin saja cuma dapat Rp150 ribu,

ungkapnya.

Darsono akan berjualan hingga H-2 HUT RI sambil berharap ada yang membeli di sisa hari menjelang puncak peringatan HUT RI. Ia hanya berharap pada usia Indonesia yang ke-81 tahun ini, ekonomi masyarakat kecil bisa segera membaik. (*)

Baca Artikel Asli