Merahputih.com - Kabar mengejutkan datang dari ranah sepak bola Spanyol saat FC Barcelona tolak tawaran sponsor bernilai fantastis dari perusahaan perbankan digital asal Inggris, Revolut.
Keputusan berani ini diambil manajemen Blaugrana dengan satu alasan emosional yakni saat Revolut memajang sosok Luis Figo, mantan kapten yang kini dicap sebagai pengkhianat Barcelona, sebagai wajah kampanye promosi global mereka.
Penolakan mentah-mentah atas tawaran sponsor Revolut ini menegaskan bahwa petinggi klub lebih mementingkan harga diri suporter ketimbang sekadar mengejar suntikan dana segar.
Baca juga:
Presiden Barcelona: Laporta: Final Piala Dunia 2030 Seharusnya Digelar di Camp Nou!
Tentu saja, alasan Barcelona tolak Revolut ini berakar kuat dari luka lama yang belum sembuh terkait transfer paling kontroversial di musim panas tahun 2000 silam.
Saat itu, Figo nekat membelot dari Camp Nou menuju rival abadi mereka, Real Madrid, lewat tebusan rekor dunia 62 juta euro yang bikin fans El Barca murka berjamaah.
Proses pencarian mitra finansial baru Barcelona memang sedang mendesak, tapi kehadiran iklan raksasa Revolut yang sengaja mengorek kembali memori kelam tersebut membuat manajemen Joan Laporta langsung putar balik.
Iklan Provokatif dan Label 'Tentara Bayaran'
Langkah penolakan dari dewan direksi Barca bukannya tanpa alasan yang rasional. Baru-baru ini, Revolut memang sengaja meluncurkan iklan raksasa yang menampilkan Figo secara mencolok.
Bukannya meredam suasana, kampanye tersebut justru secara terang-terangan menyinggung momen kepindahannya 26 tahun lalu.
Menurut laporan yang beredar, iklan tersebut memuat pesan provokatif dengan menggunakan slogan yang merujuk pada sindiran pedas dari para fans Barcelona kala itu yakni 'tentara bayaran'.
Manajemen sadar betul, jika kerja sama ini nekat dilanjutkan, hal itu akan sangat melukai perasaan dan kebanggaan para Cules (sebutan untuk pendukung Barcelona) di seluruh dunia.
Status Pencarian Mitra Finansial Pengganti CaixaBank
Kebutuhan Barcelona akan sponsor baru sebenarnya cukup krusial. Pasalnya, mereka baru saja mengakhiri kemitraan bersejarah selama empat dekade bersama CaixaBank pada tahun lalu.
Baca juga:
Hubungan panjang itu kandas karena beberapa faktor, antara lain:
-
Ketidaksepakatan terkait nilai kompensasi tahunan yang dipatok di angka 6 juta euro.
-
Adanya kegagalan investasi pada proyek-proyek eksternal di area Camp Nou yang melibatkan direksi dari bank tersebut.
Meski tawaran dari Revolut menawarkan peluang pemasaran yang sangat menggiurkan, mengingat bank digital ini juga sukses menjadi sponsor di jersey Manchester City dan Como, prinsip klub tetap tidak bisa dibeli.
Hingga saat ini, manajemen masih terus putar otak. Kabarnya, pihak klub kembali membuka ruang negosiasi untuk memperbaiki hubungan dan memperbarui kontrak dengan CaixaBank, sembari diam-diam menjajaki opsi kerja sama dengan lembaga keuangan lain yang tidak membawa-bawa nama "sang mantan" yang paling dibenci di Catalunya.